GuidePedia

0


BANDUNG (15/1) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan sepakat untuk menurunkan angka kematian karena penyakit jantung. Hal ini disampaikan pada acara pengukuhan pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Jawa Barat, sekaligus pengurus Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Barat masa bakti 2014-2019, di Gedung Sate Bandung, Kamis (15/01).
Dalan sambutannya Aher mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) sepakat untuk menurunkan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit pembunuh manusia nomor satu di dunia tersebut. Untuk itu, Aher mengimbau pada Dinas Kesehatan Provinsi Jabar untuk turut andil sebagai bagian dari pengurus Yayasan Jantung.
“Insya Allah kita akan terus dorong YJI untuk terus menggerakkan, bukan hanya tingkat provinsi, tapi sampai ke kabupaten/kota,” sambungnya.
Ketua YJI Pusat, Syahlina Zuhal menuturkan ada 40.000 bayi di Indonesia yang terlahir dengan penyakit jantung bawaan tiap tahunnya. Oleh karena itu, YJI berupaya menerapkan pola hidup sehat untuk meminimalisasi berkembangnya penyakit mematikan ini melalui olahraga teratur dan menghindari kebiasaan merokok.
Di samping membantu perawatan medis bagi penderita penyakit jantung yang kurang mampu, YJI juga pernah mencatatkan namanya di Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui senam jantung sehat massal yang diikuti oleh 15.770 pesenam asal Jawa Barat. Selain itu, YJI juga mencatatkan rekor MURI pada senam tali sehat yang diikuti sekitar 1.800 siswa Sekolah Dasar asal Jawa Barat, pada 9 November 2014.
Sumber: Humas Pemprov Jawa Barat

Post a Comment

 
Top