GuidePedia

0
Bandung (15/01) - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berbicara banyak tentang hak perempuan saat pengukuhan Pengurus Yayasan Jantung dan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jabar. Salah satunya menyoroti jumlah toilet dan ruang laktasi di perkantoran dan fasilitas publik.

Menurut Heryawan, dua hal itu sangat penting bagi perempuan khususnya perempuan yang bekerja atau memiliki aktivitas banyak di luar ruangan.

"Ruang laktasi itu penting, apalagi yang dijaga oleh pengasuh bayi yang terpercaya. Karena saat ini banyak perempuan punya anak yang bekerja. Jadi saat mereka bekerja, saat jam istirahat bisa menyusui dulu anaknya," kata pria yang akrab disapa Aher saat memberikan sambutan di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (15/1/2015).

Selain pentingnya Ruang Laktasi, Aher juga menyoroti toilet khusus perempuan. Menurutnya, 20-30 persen wanita setiap hari ada yang menstruasi.

"Setiap hari ada saja perempuan yang sedang haid. Pasti toilet perempuan itu lebih banyak mengantre-nya daripada yang laki-laki. Sehingga toilet perempuan perlu diperhatikan dan diperbanyak," ucapnya.

Untuk itu Aher berharap Kota Bandung bisa mempelopori aturan tersebut dengan dimasukkan ke dalam persyaratan Izin Mendirikan Bangunan.

"Jadi nanti diatur kalau dalam setiap bangunan perkantoran atau bangunan fasilitas publik lainnya harus memiliki ruang laktasi dan toilet dengan jumlah yang lebih banyak. Mudah-mudahan Kota Bandung bisa mempeloporinya," tandasnya.


Post a Comment

 
Top