GuidePedia

0


JAKARTA (15/1) - Sekretariat Jenderal DPR, MPR, dan DPD kembali bersama-sama mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Agenda tahunan ini penting untuk kembali mempelajari sifat-sifat Nabi dan menjadikannya suri teladan dalam meningkatkan kinerja di kesetjenan.
"Peringatan Maulid ini kita belajar kembali dan mendalami sirah Nabi Muhammad SAW, yang harus menjadi suri teladan bagi kita. Selanjutnya ini harus diaplikasikan dalam tugas seluruh karyawan Setjen dan tentu anggota dewan," kata Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat menyampaikan sambutan dalam acara di Mesjid Baiturrahman, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/15).
Politisi FPKS yang juga anggota Komisi VIII DPR ini menambahkan akan lebih baik lagi apabila kegiatan mendalami Sirah Nabi jangan hanya pada saat peringatan Maulid Nabi. Kegiatan ini perlu dilakukan berkala seperti  kegiatan kajian mingguan, sehingga pemahaman dan aplikasi juga menjadi lebih baik.
Sementara Deputi Bidang Anggaran dan Pengawasan Setjen DPR Satyanta Nugraha menyebut Peringatan Maulid Nabi ini juga kesempatan bagi tiga kesetjenan untuk bekerja sama dan saling bersilaturahim. Ia berharap acara ini dapat membangun keseimbangan di tengah tantangan pekerjaan yang terus meningkat.
"Acara Maulid Nabi ini mempersatukan Setjen MPR, DPR, dan DPD, tujuannya untuk meningkatkan iman dan taqwa dan menjaga keseimbangan. Pekerjaan fisik, psikis tentu harus diikuti dengan kegiatan yang sifatnya rohani. Ini dalam rangka menjaga keseimbangan yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas," tuturnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini mengusung tema, 'Dengan Peringatan Maulid Nabi Besar Nabi Muhammad SAW, Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT serta Pengabdian kepada Bangsa dan Negara'. Turut hadir sebagai penceramah KH Tohri Tohir, Pimpinan Yayasan Darul Aitam.
Sumber: http://www.dpr.go.id

Post a Comment

 
Top