GuidePedia

0


SOLO (23/1) - Menjelang peringatan Hari Gizi dan Makanan tanggal 25 Januari, prestasi membanggakan diraih oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo. Prestasi tersebut yakni DKK Solo berhasil menekan kasus balita gizi buruk selama lima tahun berturut-turut di seluruh kelurahan Kota Bengawan.
Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro memberikan apresiasi atas kinerja DKK. Asih mengatakan prestasi-prestasi untuk kesejahteraan rakyat harus dipertahankan.
"Saya mengangkat jempol atas prestasi DKK yang tidak menemukkan kasus balita gizi buruk. Hal ini harus dipertahankan," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo ini.
Menurut Asih, DKK Solo mencatat angka kekurangan gizi untuk balita dan anak hanya sekitar 2,5 persen. Hal itu jauh lebih rendah dari target kekurangan gizi secara nasional yang mencapai 15 persen.
“Dari jumlah populasi balita yang ada di Kota Solo, yakni 35.741 anak, menurut data kami ada 923 anak yang menderita kekurangan gizi,” ungkap Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih, Kamis (22/1) siang.
Siti mengatakan kasus kekurangan gizi tersebar di 51 wilayah kelurahan di Kota Solo.
“Kasus kekurangan gizi ini datanya sangat dinamis. Misalnya bulan ini di kelurahan tertentu ada balita kekurangan gizi, namun bulan depan sudah tidak ada, jadi sangat fluktuatif sekali datanya,” papar Siti sebagaimana dilansir timlo.net. 
Sumber: http://pks-solo.or.id

Post a Comment

 
Top