GuidePedia

0
SEMARANG (29/1) - Proses pembangunan Shelter Timur Terminal Tirtonadi yang belum terlaksana memunculkan kekhawatiran sejumlah pihak, terutama pihak terminal Tirtonadi. Apalagi, tidak lama lagi akan berlangsung arus mudik Lebaran, sehingga hal ini cukup dikhawatirkan jika shelter timur terminal terbesar di Kota Surakarta tersebut tidak segera tergarap.

Melihat kondisi itu, Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah (Jateng), Muhammad Rodhi berjanji akan berdialog dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Jateng untuk membantu menindaklanjuti pembangunan shelter timur Terminal Tirtonadi.

“Sebagai tindak lanjut kunjungan kerja Komisi D DPRD Jateng, kami ketemu Kepala Dishubkoninfo Kota Solo dalam rangka pembangunan sisi timur terminal, dan melihat keluhan mereka. Kami meminta Dishub Surakarta menyiapkan proposal pengajuan Bantuan Keuangan dari Gubernur Jateng untuk membantu penyelesaian pembangunan terminal tersebut,” jelas Rodhi di Semarang, Kamis (29/1).

Lebih lanjut, Anggota DPRD Jateng dari Dapil Jateng V ini menyampaikan bahwa Dishubkominfo Kota Surakarta juga memohon bisa diperjuangkan kebutuhan terminal serta sarana dan prasarana angkutan umum massal kota Surakarta yang kebutuhan anggarannya cukup besar.

“Berkaitan dengan hal tersebut, kami akan meminta Dishubkominfo Jateng atas nama Gubernur memberikan bantuan ke kota Surakarta,” pungkas legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng ini.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mendapatkan bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui APBN dan APBD Provinsi 2015 sebesar Rp66 miliar. Bantuan itu diperuntukkan bagi pembangunan Terminal Tirtonadi shelter timur.

Dana tersebut dibagi menjadi dua, yakni bantuan dari APBN sebesar Rp61 miliar dan sisanya Rp5 miliar dari APBD Provinsi Jateng 2015. Dengan demikian, total bantuan untuk pembangunan terminal berjumlah Rp66 miliar.


Sumber: Humas PKS Jawa Tengah

Post a Comment

 
Top