GuidePedia

0


Jakarta (22/1) – Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) VI Fraksi PKS DPR RI, Refrizal, menegaskan bahwa sejak dulu Fraksi PKS DPR RI mendukung pemenuhan hak-hak pegawai Merpati. Demikian disampaikan Refizal ketika menerima audiensi Forum Pegawai Merpati (FPM) di Ruang Rapat Pleno Fraksi PKS, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).
“Kami mendukung pemenuhan hak-hak pegawai Merpati. Hal terpenting adalah memastikan hak-hak pegawai dipenuhi secara tuntas,” tegas Refizal.
Pada kesempatan ini, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Chairul Anwar, menyarankan agar FPM beraudiensi dengan seluruh fraksi yang ada di DPR.
“Saya sarankan agar FPM beraudiensi dengan seluruh fraksi yang ada di DPR. Persoalan ketenagakerjaan biasanya membutuhkan waktu yang lama untuk proses penyelesaiannya, untuk itu saya harap teman-teman FPM tetap semangat dalam memperjuangkan proses ini,” kata Chairul.
Heri Wardana selaku Dewan Pakar FPM mengungkapkan bahwa sampai saat ini Kementerian BUMN belum menjalankan butir-butir hasil keputusan pada Panja Merpati bulan Juli 2014 lalu.
“Salah satu keputusan penting yang disimpulkan pada Panja Merpati pada Juli 2014 lalu adalah mengganti Direksi, tapi sampai saat ini keputusan ini sama sekali tidak dijalankan. Bahkan 1.400 pegawai Merpati tetap tidak jelas statusnya, kami sudah 14 bulan tidak menerima gaji,” ungkap Heri
Persoalan Merpati menjadi berlarut-larut karena tidak adanya ketegasan dan keberpihakan dari Pemerintah kepada BUMN penerbangan perintis ini. Terpuruknya kondisi Merpati karena kebijakan yang salah dari Kementerian BUMN, manajemen yang tidak kapabel, dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh direksi.
Sejak bulan Februari 2014 Merpati Nusantara tidak beroperasi, Dengan jumlah pegawai yang mencapai 1.400 orang bila Pemerintah memutuskan untuk menutup Merpati, hak-hak pegawai yang harus dibayarkan per Desember 2014 adalah sebesar Rp1.425,8 miliar dengan rincian sebesar Rp485,5 miliar untuk gaji dan Rp967,3 miliar untuk pesangon.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI

Post a Comment

 
Top