GuidePedia

0


Bandung (21/1) - Industri dirgantara nasional yang mengalami kemunduran diawal era reformasi sekarang dibangkitkan kembali. Jawa Barat sebagai daerah dimana PT Dirgantara Indonesia (PT DI) berada siap mendukung kebangkitan tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) usai mengikuti rapat koordinasi pembuatan pesawat terbang N-219 bersama Menteri Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Muhamad Nasir, serta jajaran PT DI pada Selasa (20/01) petang, di PT DI, Bandung. Menurut Aher dukungan terhadap industri dirgantara ini harus dilakukan karena merupakan simbol dari peradaban, ekonomi dan gengsi bangsa ini.

“Ini kan melanjutkan apa yang sudah dirintis sebelumnya. Ini adalah simbol dari peradaban, ekonomi dan gengsi. Makanya kita perlu dorong terus," Ujar Aher.

Pesawat N-219 ini sudah dikembangkan oleh PT DI sejak tahun 2006 dibawah riset yang dilakukan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau (lapan). Dalam riset tersebut pemerintah telah mengucurkan dana sekitar 199 miliar.

Karenanya Menristek, Muhamad Nasir menginginkan jika pesawat ini sudah roll out dan bisa uji coba terbang di pertengahan tahun atau sekitar bulan Agustus. Dan selanjutnya pada akhir tahun bisa tersertifikasi oleh Kementerian Perhubungan. 

”Rakor ini dilakukan dalam rangka ingin mewujudkan pesawat N-219 yang akan diproduksi oleh PT. DI dalam hal ini riset yang telah dilakukan oleh lembga penerbangan dan antariksa nasional. Mudah-mudahan di tahun 2015 di pertengahan tahun Roll Out pesawat itu bisa terbang dan mudah-mudahan semuanya bisa sukses. Dan diakhir tahun 2015 pesawat itu bisa tersertifikasi oleh kementerian perhubungan,” Papar Nasir.

Pesawat N-219 yang didesign untuk 19 penumpang ini merupakan salah satu yang terbesar dikelasnya dengan harga yang bersaing yaitu sekitar 5 juta dollar. Keunggulan lainnya pesawat ini mampu lepas landas pada landasan pendek yaitu sekitar 600 meter sehingga bisa beroperasi didaerah terpencil. Dengan beberapa keunggulan tersebut pesawat ini memiliki potensi pasar yang besar sehingga beberapa maskapai penerbangan, Angkatan Laut sampai negara tetangga sudah memesannya.

Nasir berharap semoga dengan kehadiran pesawat ini bisa menjadi awal kebangkitan industri dirgantara nasional, "selain itu bisa menjadi penyambung daerah-daerah terpencil di negeri ini," tambahnya.
Sumber: www.jabarprov.go.id

Post a Comment

 
Top