GuidePedia

0

 
MEDAN (11/1) - Gubernur Sumaterera Utara, Gatot Pujo Nugroho bersama Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah (Mendikdasmen) Anies Rasyid Baswedan memberi motivasi kepada para siswa SMK Binaan Pemprov Sumut. Hal itu dilakukan saat kedua tokoh berkunjung ke SMK Negeri Bertaraf Internasional Binaan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Jalan Karya Dalam Nomor 26, Kota Medan, Sabtu (10/1).

Kepada para siswa, Mendikdasmen bersama Gubernur memberikan kenangan dengan menuliskan kalimat bijak untuk memberi motivasi siswa."Tinggikan mimpimu, kerja keras, kerja cerdas, iringi doa tulus lalu lampaui mimpi itu," demikian tulis Anies di atas kaca hitam yang telah disiapkan pihak sekolah. Sementara di tempat yang sama Gubernur Gatot menuliskan, "Hidup sekali, setelah itu mati, jadilah pemuda dengan prestasi dan karya."

Kunjungan Mendikdasmen ke Sumatera Utara merupakan kehormatan bagi pihak sekolah dan pemerintah provinsi. Hal ini disebabkan kunjungan tersebut merupakan yang pertama bagi Anies Baswedan ke SMK setelah dilantik menjadi menteri.

"Saya senang sekali bisa datang bersilaturahmi disini. Ini SMK pertama yang saya datangi sebagai Mendikdasmen karena saya baru tugas dua bulan," ujar Anies.

Saat memberikan pengarahan di hadapan siswa-siswi SMKN BI Binaan Provsu, Mendikdasmen memberi semangat bahwa para siswa harus bisa memberikan karya. "Lokasi lahir Anda boleh dimana saja, tapi lokasi mimpi harus di langit. Karena seseorang itu sukses tidak ditentukan oleh latar belakangnya," pesan Anies.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMK BI Binaan Provsu, Muhammad Rais menyampaikan bahwa kedatangan Mendikdasmen dan Gubernur merupakan kunjungan kehormatan bagi para siswa dan guru. "Kami tidak pernah kami menduga bahwa dua pemimpin sekaligus pada hari ini bisa hadir di sekolah ini," ujarnya.

Rais juga mengungkapkan bahwa dahulu SMK BI disebut Balai Latihan Pendidikan yang didirikan tahun 1975. "Sumut miniatur Indonesia, maka SMK ini pun miniaturnya Sumut dengan semangat cinta itu, walaupun di awal pendirian SMK ini masih sangat minim fasilitas. Karena cinta-lah guru- guru disini mendidik anak-anak dengan membangun karakter mereka, yang kemudian dapat menorehkan catatan-catatan prestasi," katanya.

Dengan begitu, lanjut Rais, pada tahun 2014 SMKN BI mendapat bantuan dari Pemprovsu sebanyak Rp43 miliar, yang kemudian diperuntukkan untuk membangun asrama, ruang belajar baru, serta revitalisasi peralatan-peralatan di bengkel.
 

Sumber: Humas pemprov Sumatera Utara

Post a Comment