GuidePedia

0
MEDAN (14/1) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memberikan bantuan uang pembinaan kepada sejumlah pelatih dan atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi karena telah berhasil mengharumkan nama provinsi di tingkat nasional dan internasional.
Bantuan yang diberikan langsung Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho di Aula KONI Sumut, Rabu (14/1), tersebut diterima sembilan atlet yang berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I Tahun 2014 Surabaya dan 14 atlet National Paralympic Commitee (NPC) peraih medali di ASEAN Paragames 2013 Myanmar.
“Kami berharap hal ini akan menjadi penyemangat bagi atlet untuk terus berlatih guna meraih prestasi yang lebih banyak lagi kedepannya,” kata Gubernur Gatot usai penyerahan Tali Asih atau bantuan uang pembinaan.
Gubernur mengatakan bahwa selama ini banyak prestasi yang telah dicapai atlet NPC Sumut. Tidak hanya tingkat regional, nasional, namun juga internasional. Maka tidak heran jika banyak atlet yang berkali-kali menjadi Duta Indonesia di berbagai kejuaraan dunia.
Demikian juga dengan raihan prestasi yang dicapai atlet remaja Sumut di PON Remaja I Surabaya. Menurut Gubernur prestasi tersebut cukup memuaskan dengan tiga emas, dua perak, dan enam perunggu. Padahal sebelumnya KONI Sumut sama sekali tidak membebankan target.
"Tentunya capaian yang diraih atlet NPC dan remaja tersebut tidak diraih dengan serta merta, melainkan melalui perjuangan panjang melalui latihan yang keras dan disiplin. Tentunya juga tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan selama ini oleh KONI dan Pemprov," katanya.
Kepada atlet remaja, Gubernur mengingatkan bahwa melalui olahraga juga dapat dijadikan sebagai batu loncatan untuk sukses di bidang lainnya. Hal ini disebabkan prestasi yang pernah diraih di olahraga dapat menjadi kredit tambahan, seperti di dunia kerja atau karier lainnya.
Demikian juga kepada atlet NPC yang dengan keterbatasan fisiknya, ternyata tidak menyurutkan langkah mereka untuk mengukir prestasi. Tentunya, lanjut Gubernur, prestasi para atlet NPC dapat menjadi sentilan bagi mereka yang berbadan sehat, namun tidak pernah memiliki prestasi apapun.
"Artinya tetaplah konsisten dengan apa yang dijalani sekarang ini, karena olahraga mengajarkan semangat untuk berkompetisi. Hidup adalah kompetisi, bagi yang tidak mau berkompetisi akan tertinggal. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus mengukir prestasi yang lebih banyak lagi," pesannya.
Sementara itu atlet-atlet NPC berprestasi yang mendapat bantuan pembinaan dari Pemprov Sumut di antaranya Alan Sastra Ginting, Riadi Saputra, dan Setiawati. Sementara itu dari atlet remaja PON yang memperoleh Tali Asih di antaranya All Sendra Doehan Sinambela, Imam Aulia Fansyuri, dan Adinda Mawaddah. Masing-masing atlet mendapat Tali Asih dengan kisaran Rp 110-10 juta.
Sumber: Humas Kantor Gubernur Sumatera Utara

Post a Comment

 
Top