GuidePedia

0
TANGERANG (11/1) - Adalah Kaharudin, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), memiliki omset Rp 20 juta per hari dari berjualan pulsa. Hal itu diungkapkan Kaharudin saat menerima kunjungan dari kru media pkskelapadua.com pada Ahad (11/1).

“Kurang lebih Rp 20 juta per hari. Bahkan pernah sampai Rp 25 juta. Itu semua dari jualan pulsa,” ungkap Kaharudin di Toko Jihad 08 Cell yang terletak di Jalan Kavling Pemda Raya Nomor 51, Karawaci, Kota Tangerang.

Kaharudin yang juga merupakan Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Kelapa Dua ini berkisah bagaimana ia merintis usahanya dalam waktu yang cukup lama. Tapi ketika ditanya kapan tepatnya, ia tak tahu persis.

“Kalau tidak salah tahun 2006. Saya kurang tahu persis. Waktu itu awal-awal mulai banyak orang menggunakan handphone,” ceritanya.

Kaharudin mulai fokus berjualan pulsa pada tahun 2011 setelah memutuskan berhenti kerja dari pabrik.

“Saya mulai fokus jualan baru tahun 2011. Saya memutuskan berhenti kerja dari pabrik dan fokus untuk mengembangkan usaha ini,” ujarnya.

Saat ini Kahar, sapaan akrabnya, telah memberdayakan lima toko pulsa dengan sistem mudharabah, yaitu sistem yang memposisikannya sebagai pemilik modal, namun toko dikelola oleh orang lain. Selain itu, Kahar juga mengembangkan beberapa toko dengan sistem musyarakah. Sebuah sistem kerja sama usaha dimana ia dengan mitranya berbagi modal dan dikelola bersama.

Seperti bisnis lainnya, bisnis pulsa yang dirintis Kahar ini juga tak lepas dari berbagai kendala.

“Kendala itu salah satunya mitra bisnis yang tidak amanah. Karena sudah merasa sudah cukup lama kenal kita jadi kurang jeli, nggak tahunya kita dibohongi,” ungkap Kahar yang beberapa toko pulsanya tutup karena pengelolanya tidak amanah.

Selain mitra bisnis yang tidak amanah, kendala lain yang ia hadapi ialah konsumen yang berhutang dan persaingan usaha.

“Saat ini orang cari pulsa lebih gampang. Bisa lewat ATM dan banyak dijual di berbagai minimarket,” kata Bapak dari empat anak ini.

Dari berjualan pulsa, Kahar bisa membeli rumah, memiliki dua kendaraan bermotor, dan mampu menyekolahkan tiga anaknya. Kahar pun memberikan beberapa tips untuk menjalankan usaha.

”Jangan cepat puas dengan hasil yang sudah ada. Harus sungguh-sungguh. Selain itu harus lebih variatif usahanya. Seperti sekarang ini selain pulsa, saya juga menjual yang lain di konter,” tutup pria kelahiran Bima 10 Nopember 1972 ini.

Sumber: Humas PKS Kelapa Dua

Post a Comment

 
Top