GuidePedia

0


SERANG (16/1) - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan urugan. Pasalnya, hingga kini hanya ada satu perusahaan urugan yang berizin di Kabupaten Serang.
“Hanya satu perusahaan urugan yang berizin yakni PT Baekmal Abadi, padahal kita bisa lihat saja banyak kendaraan urugan hilir mudik di Kabupaten Serang,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Mansur Barmawi, Jumat (16/1).
Menurutnya, Pemkab Serang perlu melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan urugan yang ada di Kabupaten Serang. Karena, serapan retribusi perizinan dari perusahaan urugan tidak sebanding dengan biaya perbaikan dan perawatan jalan.
“Bupati sebagai kepala daerah harus turun tangan mengawasi perusahan-perusahaan yang tak berizin,” ujarnya.
Menurut Mansur yang juga anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), bahwa bardasarkan laporan dari Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kabupaten Serang, pendapatan daerah di tahun 2014 mencapai 121,69 persen atau sekitar Rp2,012 triliun dari target pendapatan Rp1,959 triliun.
Meski demikian, kata Mansur, ada beberapa pendapatan pajak yang belum tercapai, yakni pajak kos-kosan yaitu dari target Rp41 juta hanya tercapai Rp23 juta. Sedangkan, pajak urugan dari target Rp200 juta hanya tercapai Rp48,9 juta.
”Padahal kalau dilihat dari potensi pajak kos-kosan dan tanah urugan, potensinya kan besar,” ujarnya.
Selain itu terkait retribusi, Mansur menjelaskan ada beberapa retribusi yang belum tercapai. Padahal urusan ini sangat berkaitan dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Serang. SKPD yang dimaksud Mansur antara lain alat pemadam kebakaran (dari target Rp100 juta hanya tercapai Rp77 juta), retribusi izin trayek (dari target Rp117 juta hanya tercapai Rp78 juta), dan izin usaha perikanan (dari target Rp6 juta hanya tercapai Rp2,7 juta).
“Meskipun pendapatannya tercapai, tetapi  masih banyak perizinan yang belum optimal,” pungkas Mansur.
Sumber: Humas PKS Banten

Post a Comment

 
Top