GuidePedia

0


MEDAN (22/1) – Ground breaking Tol Medan-Binjai melalui teleconferenceoleh Presiden RI Joko Widodo direncanakan tanggal 27 Januari 2015 di Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Achmad Gani Gazali Akman, saat audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Kamis (22/1).
Gani Gazali juga menjelaskan rencana penandatanganan Surat Pelepasan Hak (SPH) oleh Dirut PTPN 2 pada tanggal 22 atau 23 Januari 2015. Pembebasan lahan setelah penandatanganan SPH akan dilakukan sebesar 70 persen.
"Diharapkan juga percepatan pelaksanaan pekerjaan fisik dengan memprioritaskan penanganan fisik pada lahan yang sudah bebas," lapornya saat audiensi yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumut Lantai X, Jalan Diponegoro Nomor 30, Kota Medan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Gatot berharap ada sebuah terobosan yang dilakukan BPJT untuk mempercepat pembangunan jalan tol, sehingga berbagai kendala yang ada di lapangan dapat diselesaikan.
"Hari Selasa saya akan ketemu Menteri PU. Jadi, apa yang menjadi permasalahan akan saya sampaikan langsung. Yang jelas persoalan tanah merupakan masalah yang paling utama harus segera diselesaikan," tegas Gubernur.

Selain pembangunan Tol Medan-Binjai dan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, Gubernur menginginkan adanya rencana pembangunan fly over (jembatan layang) Amplas yang masih belum terhubung ke Tol Belmera.
“Kami berharap BPJT dapat memfasilitasi pembangunan ramp offdan ramp on (menuju dan keluar dari gerbang Tol Amplas) padafly over Amplas. Hal ini menimbang lokasi Amplas selalu terjadi kemacetan yang panjang karena kendaraan yang akan masuk dan keluar tol tetap melalui di bawah jembatan fly over. Sementara tiang ram off dan ramp on sudah disiapkan pada saat pembangunan awal fly over, jadi hanya menyambungkan girderke lokasi jalan masuk dan keluar Tol Belmera," ujar Gubernur.

Menanggapi usulan Gubernur Gatot, Gani Gazali berjanji akan berkomunikasi dengan pihak Jasa Marga untuk membahas Pembangunan tambahan ramp off dan ramp on di Jembatan Layang Ampals .
Sumber: Humas Kantor Gubernur Sumatera Utara

Post a Comment

 
Top