GuidePedia

0


JAKARTA (19/1) – Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi memberikan apresiasi kepada Jaksa Agung HM Prasetyo yang telah mengeksekusi mati para terpidana kasus narkoba pada Ahad (18/1).  Hal ini disampaikan Aboe Bakar melalui akun twitternya@aboebakar15 pada Senin (19/1).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menulis keputusan Jaksa Agung dapat mengobati kekecewaan masyarakat atas gagalnya eksekusi mati para bandar narkoba di akhir tahun 2014. Menurutnya, keputusan tersebut juga menunjukkan keseriusan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran narkoba dengan memberikan efek jera. Namun, Aboe Bakar juga memberikan beberapa masukan terkait eksekusi mati ini.
“Kedepan, Kejagung tak perlu ragu mengeksekusi mati untuk 66 para bandar narkoba lain. Seharusnya untuk terpidana narkoba, eksekusi mati jangan terlalu lama jaraknya dari vonis yang sudahinkracht (memiliki kekuatan hukum tetap). Karena kalau jarak eksekusinya hingga belasan tahun seperti sekarang, tujuan membuat efek jera akan hilang,” tulis Aboe Bakar.
Aboe Bakar menjelaskan persoalan narkoba di Indonesia sudah akut. Pasar narkoba di Indonesia, tulisnya, telah mengalami peningkatan. Kondisi ini menunjukkan semakin banyak generasi penerus bangsa yang (berpotensi) terpapar persoalan narkoba.
“Tahun ini (2014-awal 2015) angka itu melonjak dengan cepat sampai 4,5 juta pengguna. Bila beberapa tahun kemarin 15 sampai 25 orang meninggal seharinya karena narkoba. Saat ini angka itu sudah naik 100% setiap hari bisa 40 sampai 50 orang perhari yang meninggal karena narkoba,” tambahnya.
Bahkan, Aboe Bakar tidak ragu menulis bahwa persoalan narkoba lebih berbahaya dibandingkan terorisme. “Bisa dikatakan bahwa, korban bom bali sama dengan korban narkoba dalam sehari. Akibat dari narkoba ini lebih dahsyat dari serangan teroris yang selama ini pernah terjadi di Indonesia,” tulisnya.
Politisi asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Selatan I ini juga memberikan apresiasi kepada BNN (Badan Narkotika Nasional) yang telah berhasil membongkar jaringan narkoba internasional di Lotte Mart Taman Surya, Kalideres, Jakarta Barat pada Senin (5/1). Dalam penggerebekan tersebut BNN berhasil mengamankan sekitar 800 kilogram sabu.
“Saya mengapresiasi hasil kerja keras mereka yang luar biasa dan menunjukkan kemampuan satuan anti narkoba kita yang membanggakan. Perlawanan terhadap peredaran narkoba harus terus dilakukan, karena keberadaannya menghancurkan masa depan bangsa,” pungkas Aboe Bakar.
Mari bersama berantas narkoba!

Post a Comment

 
Top