GuidePedia

0

 
Semarang (12/1) – Sebagai bentuk kepedulian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhadap generasi muda, PKS akan terus melakukan pembinaan. Hal ini sesuai dengan karakteristik dakwah Rasulullullah SAW yang mengedepankan pemuda sebagai tulang punggung dakwah Islam.

Pentingnya membina pemuda untuk masa depan Indonesia tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah (Jateng), Abdul Fikri Faqih, saat menyampaikan arahan di depan peserta workshop pemuda PKS Jateng yang digelar oleh Bidang Generasi Muda dan Profesi (GMPro) DPW PKS Jateng, Sabtu (10/1) hingga Ahad (11/1) di Semarang, Jateng.

“Berdasarkan fakta pemilih PKS di 2014 lalu, sebanyak 32 persen dari kalangan agamis, baik NU maupun Muhammadiyah, sedangkan 68 persen adalah masyarakat pedesaan di Indonesia, itu membuktikan bahwa PKS sudah mulai dekat dengan masyarakat pedesaan, namun kita harus optimalkan lagi untuk membina para pemuda, karena pemuda sangat potensial untuk masa depan Indonesia,” papar Fikri.

Lebih lanjut, Fikri yang juga Aleg DPR RI komisi VIII ini menghimbau kepada segenap struktur di tingkat daerah benar – benar memperhatikan bahwa kaum muda adalah sasaran utama pembinaan partai.

“Mengingat strategisnya kaum muda, maka meskipun Pemilu masih lama, kita harus bersiap dari sekarang untuk terus melakukan pembinaan pemuda, seperti komunitas pemuda, club pemuda dan olahraga, hingga para pemimpin muda, apalagi sekarang ada istilah bonus demografi, usia muda sudah angkatan kerja, itu harus menjadi concern pembinaan PKS,” jelas pria asal Tegal ini.

Diketahui, GMPro DPW PKS menggelar agenda workshop pemuda PKS ini adalah sebagai bentuk training pembekalan kepada pengurus bidang kepemudaan di tingkat daerah untuk memandu pembinaan kaum muda. Selain Fikri, turut hadir tim dari GMPro Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS dan juga perwakilan pemuda dari 35 Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS se-Jateng.

Post a Comment