GuidePedia

0


CILEGON (21/1) - Komisi I DPRD Kota Cilegon melakukan sidak ke Jalan Lingkar Selatan (JLS). Sidak ini menyikapi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten terhadap kinerja belanja Pemkot Cilegon tahun 2014  pada proyek ruas JLS.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Cilegon, Abdul Ghoffar, dalam lembaran dokumen temuannya, BPK menyebutkan terdapat ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan terhadap kontrak pada tiga pekerjaan pembangunan JLS sebesar Rp978,6 juta.
"Ini adalah sidak yang hanya dilakukan internal komisi saja. Kami ingin memastikan kondisi di lapangan seperti itu terkait dengan temuan BPK itu,” ujar Ghofar kepada pewarta di Cilegon, Rabu (21/1).
Selain mendapati adanya ruas jalan yang belum sempat dibeton, rombongan Komisi I juga menyesalkan adanya lubang besar pada Jembatan Cijalumpang di JLS. Tiga pekerjaan yang menjadi temuan BPK itu tidak sesuai spesifikasi, juga kelebihan pembayaran.
"Setelah kami pantau, ternyata temuan BPK itu sangat benar. Karena ada ruas jalan yang tidak dibeton, ada jembatan yang sudah rusak parah, juga ada lubang besar di jembatan yang membahayakan keselamatan pengendara," jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Terkait temuan dari BPK itu, lanjut Ghoffar, pihaknya berencana akan mengundang pejabat Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dijadwalkan Senin (26/1). Hasil sidak akan menjadi bahan pembahasan dengan DPU.
"Kita harus merespon atas temuan BPK itu. Temuan kami di lokasi pada beberapa pekerjaan yang tidak layak itu akan segera kami bahas dengan DPU," tutupnya.
Sumber: Humas PKS Banten

Post a Comment

 
Top