GuidePedia

0
MEDAN (16/1) – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Basyir mengunjungi salah seorang warga Polonia Medan, Irwin, yang ditahan Polsek Medan Baru karena tuduhan perlakuan yang tidak menyenangkan dari majikannya. Kunjungan Basyir pada Jumat (16/1) guna mengadvokasi kronologi terkait penahanannya.

Berdasarkan penjelasan Irwin, dalam kesehariannya ia bekerja sebagai driver pada seorang WNI etnis Tionghoa. Pada Desember 2014 Irwin mengaku mendapat tamparan dari majikan karena kesalahan kecil yang diperbuatnya. Karena merasa sakit, Irwin pun menangkis tamparan majikannya tersebut.

“Setelah itu sembari menangkis tamparan, saya pun berusaha pergi. Akan tetapi bos terus mendekati saya. Sampai di depan pintu saya pun keluar dengan menutup pintu tersebut. Entah bagaimana tangan toke (majikan) saya terjepit pintu,” jelas Irwin kepada Basyir.

Dengan alasan terjepit itu, majikan Irwin langsung melakukan visum dan melaporkannya ke Polsek Medan Baru atas tuduhan perlakuan tidak menyenangkan. Setelah sebulan kejadian Irwin pun ditahan pada Senin (12/1).

Basyir yang merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan tujuannya berkunjung guna mengadvokasi permohonan Irwin untuk segera dibebaskan. Menurut pengakuan Irwin, telah dilakukan perdamaian dengan majikannya dan tinggal menunggu pembebasan dari pihak kepolisian.

“Alhamdulilah sudah ada perdamaian kekeluargaan. Mohon semoga pihak kepolisian segera membebaskan Irwin,” ujar Basyir.

Dalam kunjungannya, Basyir bertemu dengan Kamit Penyidikan dan Wakapolsek Medan Baru. Berdasarkan penjelasan Wakapolsek, setelah penandatanganan surat kebebasan oleh Kapolsek Medan Baru Irwin akan segera dibebaskan. “Insya Allah sore ini (16/1) akan dikeluarkan,” ujarnya.


Sumber: Humas Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara

Post a Comment

 
Top