GuidePedia

0


Tangerang Kota (4/2) - Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKS, Tengku Iwan mempertanyakan pembangunan U-Turn yang ada di Jl MH Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang. Hal ini disebabkan sejak U-Turn dibuat dan belum sampai diresmikan saja sudah beberapa kali terjadi kecelakaan.
“Pembangunan U-Turn yang ada di Jl MH Thamrin Cikokol sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Baru beberapa pekan saja sudah sering terjadi kecelakaan," Kata Tengku Iwan, di Kota Tangerang, Selasa (3/2).
Meskipun jalan tersebut tanggungjawab Pemprov Banten, akan tetapi menurut Tengku, Pemkot Tangerang harus berperan aktif melindungi warganya. Hal ini merujuk Perda (Peraturan Daerah) no. 6 tahun 2011 pasal 3 ayat 1 tentang Ketertiban Umum, dimana setiap orang berhak menikmati kenyamanan berlalu lintas dan mendapatkan perlindungan dari Pemkot. Juga pasal 40 ayat 1-2 menjelaskan setiap orang memiliki hak yang sama merasakan ketertiban serta setiap orang punya hak untuk mendapatkan perlindungan terhadap ancaman bahaya. Serta pasal 46 ayat 1 dimana pengendalian dan pengawasan terhadap penyelenggaraan ketertiban umum di kendalikan oleh Walikota. Dan terakhir pada ayat 3 dikatakan pengendalian sebagaimana dimaksud ayat 1 diantaranya melalui penertiban.
“Nyawa manusia sangat mahal, jangan sampai karena kelalaian pembangunan harus mengorbankan nyawa manusia. Itu (pembangunan U-Turn) jelas sangat berbahaya bagi pengguna jalan," ujarnya.
Lebih lanjut, Tengku mengibaratkan, jika ada pedagang kaki lima yang mangkal di jalan tersebut dan mengganggu lalu lintas, maka pemkot harus menertibkannya sebagai bentuk pelaksanaan Perda. Jangan sampai warga diminta taat terhadap peraturan sementara Pemkot dan Pemprov sebagai pelaksana peraturan daerah justru mengabaikan ketertiban itu sendiri.
“Tentu kita tidak ingin menunggu terjadi korban jiwa dulu sehingga Pemkot dan Pemprov baru menertibkan," ujar legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Tangerang ini.
Sumber: Humas PKS Kota Tangerang

Post a Comment

 
Top