GuidePedia

0

KabarPKS.com - Batam (9/2) - Kejadian besar yang terjadi baik di dalam dan luar negeri saat ini sebagian besar bermula dari jejaring Sosial Media (Sosmed) yang ada seperti Facebook, Twitter dan lainnya. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Bidang Humas Dewan pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Kepulauan Riau (Kepri) Prijanto, dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Hubungan Masyarakat (Humas) PKS se-Kepri dan Workshop Kehumasan, di Hotel Pusat Informasi Haji (PIH) Batam, Ahad (8/2/2015).
"Saat ini Sosmed dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, seperti bisnis, berita, politik dan lain-lain," ungkap Prijanto di hadapan peserta yang tediri dari Humas tingkat daerah dan cabang yang ada di Kota Batam.
Selain itu, Prijanto juga menjelaskan tentang pentingnya peran seorang Public Relation (PR) atau Humas bagi sebuah partai pokitik.
"Humas selalu 'menempel' pada pengambil kebijakan. Jokowi jadi Presiden pasti ada humasnya. Karena Humas sangat penting tugas dan fungsinya. Tidak hanya kirim surat dan menelepon orang. Itu bukan fungsi Humas, itu sekretairat atau administrasi," tegas pakar Sosmed ini.
Dia menambahkan, karena pentingnya peran humas, maka setiap humas PKS dituntut untuk memiliki basic skillseperti membuat berita atau rilis.
"Basic skill harus kita milki. Kita sudah sering mengadakan training, namun harus diulang kembali," ujarnya.
Selain itu, menurut Prijanto, media memiliki peran yang sangat besar. Medai dapat mengubah hal positif, menjadi netral bahkan negatif.
"Itu kerja-kerja humas. Pileg 2014 lalu, kita diprediksi tidak lolos, tapi lolos atas izin Allah. Semua terbelalak. Dari kasus itu, peran Humas menjadi sangat signfikan. Selepas ini jangan berhenti sampai disini. Harus sering koordinasi," imbuhnya.
Acara yang bertajuk "Menuju Humas Partai yang Profesional" ini juga menghadirkan beberapa pemateri lainnya, yaitu Pimpinan Redaksi pasberita.com Dedi Said, Praktisi Sosmed dan Pariwisata Kepri Didik.
Sumber: Humas PKS Kepri

Post a Comment

 
Top