GuidePedia

0


MEDAN (13/2) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho berharap agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ikut membantu Pemerintah Daerah mewujudkan pemerataan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Menurut Gatot, OJK strategis dalam mendorong sistem perbankan yang sehat, mampu memelihara kepentingan masyarakat dengan baik, dan bermanfaat bagi perekonomian.
Demikian dikatakan Gatot saat menerima audiensi OJK, yang dipimpin Anggota Dewan Komisioner Ilya Avianti, di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jl. Jenderal Sudirman No.41 Medan, Kamis malam (12/2). Dalam pertemuan itu, OJK memperkenalkan Ahmad Soekro Tratmono selaku Kepala Regional 5 Sumatera. Sedangkan Gatot juga mengungkapkan harapannya agar OJK memperketat pengawasan terhadap masuknya praktik-praktik yang berkedok jasa keuangan, seperti investasi bodong.
"Jangan sampai  terulang lagi seperti kasus BMA yang menawarkan sesuatu tawaran menggiurkan, kan masyarakat yang dirugikan. Semoga OJK semakin menguatkan fungsi supervisi kepada industri perbankan di Sumatera Utara (Sumut),” harap Gatot.
Masyarakat kita, lanjut Gatot, perlu dicerdaskan melalui sosialisasi yang lebih intens agar lebih bijaksana dalam memilih berbagai produk keuangan. "Saya ingin OJK mendorong terbukanya penetrasi keuangan hingga ke pelosok, sekaligus melindungi kepentingan masyarakat," ujar Gatot. 

Selain memperkenalkan Kepala Regional 5 Sumatera, pertemuan itu juga membicarakan tentang Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumut dan pengawasan Lembaga Kredit Mikro (LKM). Sejak tahun 2015 pengawasan LKM menjadi tugas OJK, termasuk koordinasi antara Pemprov Sumut, pemerintah kota dan kabupaten. 

"Majunya Bank Sumut tentu majunya kami (Pemprov Sumut). Saya berharap bisa lebih tegas karena saya sendiri telah banyak mendapat kritik," katanya. 
Sumber: Humas Kantor Gubernur Sumatera Utara

Post a Comment

 
Top