GuidePedia

0
1. Sy mengutuk keras beredarnya buku "Saatnya Aku Belajar Pacaran" yg kontennya ajaran dan ajakan seks bebas @malakmalakmal @FPKSDPRRI

2. Buku ini dan buku2 lain yg temanya serupa harusnya tdk boleh terbit dan beredar. Yg sdh beredar hrs ditarik, pelaku hrs ditindak tegas.

3. Secara sosiologis kultural segala bentuk pergaulan bebas apalagi yg mengarah pd seks bebas bukan identitas budaya dan karakter bngsa kita

4. Agama jelas melarang, demikian juga konstitusi dan hukum positif krn daya rusaknya luar biasa pd masa depan anak2 kita

5. Plis tolong stop prseberan budaya liberal pergaulan dan seks bebas yg antiagama, antinormabudaya, dan antipancasila khususnya pd anak2 kt

6. Kita sdh berkali2 mengingatkan bhw indonesia darurat pergaulan bebas..data2 hasil penelitian sangat menyedihkan cc @lediahanifa

7. Mereka anak2 kita, masa depan kita, jangan korbankan mrk. Org tua hrs waspada dan menjaga. Anak2 remaja hrs sadar diri.

8. Kita desak pemerintah serius ciptkan kebijakan kondusif utk bangun mentalitas remaja, cegah pergaulan bebas. Ini tgg jwb revolusi mental.

9. Kita desak penegak hukum proaktif dan tegas utk cegah dan tindak pihak2 yg sengaja merusak moral anak2 kita cc @aboebakar15

10. Kita ajak seluruh msyarakat, pendidik, lsm utk kampanye pergaulan sehat bukan pergaulan bebas

11. Kita himbau dg sangat orang tua & angg keluarga u bangun ketahanan kluarga,tnamkan pndidikn agama,moral,budaya sehat sjak di rumah..

12. Media juga tolong banget sajikan tontonan yg mendidik bukan menjerumuskan anak2 kita. Please..

13. Terakhir ini tanggung jawab kita semua. Fraksi PKS di DPR akan desak pemerintah dan pihak terkait utk sensitif dan aware dg masalah ini.

14. FPKS DPR jg telah usulkan inisiatif RUU ttg Ketahanan Keluarga. Mudah2an ikhtiar ini bisa bentengi anak2 kita dr bahaya pergaulan bebas.

15. Mengait ekonomi, pmerintah pusat-daerah hrs krjasama dan serius menciptakan lapangan kerja agr rakyat tdk cari nafkah lewat seks bebas.

16. Intinya kebijkan hrs komprehensif tuk atasi masalah serius ini. Ragam pendekatan hrs dilakukan: agama, ideologi, sosial budaya, ekonomi.

Tweet @JazuliJuwaini 
Kamis (5/2/2015)

Post a Comment

 
Top