GuidePedia

0


Serang (24/2) - Kelompok Masyarakat Sipil yang tergabung dalam Komunitas Demokrasi Serang (KoDe Serang) bersama Perkumpulan Masyarakat untuk Demokrasi (Perekat Demokrasi) melakukan kunjungan ke Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, Selasa (24/2). Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Ketua Fraksi Najib Hamas, Sanuji Pentamarta dan Syaukatuddin.
Deputi Direktur Perekat Demokrasi, Khoirun Huda memaparkan, maksud dan tujuan kunjungan tersebut adalah menyampaikan program Sekolah Demokrasi di Kota serang dan mengharapkan kader dari PKS Kota Serang untuk mengikuti program Sekolah Demokrasi.
Selain itu, kunjungan ini juga mendorong agar DPRD Banten membuat perda tentang Perlindungan Petani dan Nelayan. Menurutnya Perda perlindungan petani dan nelayan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat Banten.
“Kita tahu, jumlah petani dan nelayan di Banten jumlahnya cukup banyak, mereka butuh perlindungan sosial dan kesejahteraannya," katanya saat audiensi dengan Fraksi PKS. Selasa (24/02/2015).
Anggota Fraksi PKS, Sanuji Pertamarta dalam sambutannya mengatakan, Fraksi PKS sangat antusias dengan program Sekolah Demokrasi. "Tentu kami akan mengutus kader muda terbaik untuk mengikuti program tersebut," kata Sanuji.
Sanuji juga menyambut baik tentang wacana Raperda Perlindungan Petani dan Nelayan. Namun ia mengakui, jika di Banten masih sangat minim infrastruktur pertanian dan infrastruktur jalan.
"Rendahnya nilai penjualan hasil tangkapan atau konflik agraria masyarakat dengan korporasi atau dengan pemerintah yang tak juga terselesaikan," ungkapnya.
Sanuji berharap masyarakat dan stakeholder lain yang kompeten, untuk turut berkontribusi pemikiran dalam membahas Raperda yang diusulkan tersebut. "Sehingga proses kajian Raperda di Pansus DPRD Banten bisa menghasilkan Raperda yang berkualitas dengan adanya kontribusi pemikiran dari masyarakat," ujarnya..
Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Najib Hamas juga menyambut baik usulan pelibatan stakeholder dalam melakukan kajian untuk penyusunan Raperda tersebut. Sebab, menurutnya, dengan adanya keterlibatan masyarakat dan pihak terkait lainnya, membuktikan adanya spirit untuk membangun program daerah.
"Dengan adanya wacana Raperda tersebut nantinya diharapkan betul-betul memberi solusi atas masalah-masalah yang muncul dimasyarakat Petani maupun nelayan," kata Najib.
Namun demikian, Fraksi PKS, ujar Najib, akan melakukan komunikasi secara intens dengan fraksi-fraksi lain untuk mendorong Raperda tersebut menjadi Perda yang berkualitas dan bermanfaat bagi rakyat Banten. “Kami akan serius dan fokus membahas Raperda ini, keterlibatan stakeholder dan masyarakat sipil mutlak diperlukan," ujar Najib.
Sumber: Humas PKS Banten

Post a Comment

 
Top