GuidePedia

0


MEDAN (3/2) - Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Sumatera Utara, Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho menjelaskan kondisi Gunung Sinabung di hadapan 75 orang pelajar asal Malaysia. Sutias mengatakan bahwa Sinabung merupakan dua gunung berapi aktif yang sebelumnya tidak pernah tercatat meletus sejak tahun 1600.
“Sinabung mendadak aktif kembali dengan meletus pada tahun 2010. Kemudian Gunung Sinabung mengalami erupsi kembali pada September 2013 dan terus berlangsung hingga kini,” jelas Sutias saat menerima studi banding pelajar Malaysia ke Sumatera Utara dalam rangka mengamati kondisi erupsi Gunung Sinabung sekaligus menyalurkan bantuan, di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman, Medan pada Selasa (3/2).
Sebelumnya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pelajar Malaysia yang telah memilih Sumatera Utara sebagai lokasi tujuan studi banding. Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran mereka ke wilayahnya dapat memberi dampak positf bagi dua belah pihak, terutama untuk mempererat hubungan silaturahmi dan saling bertukar informasi.
"Kedatangan para siswa dan siswi ini tentunya sangat bermanfaat mempererat hubungan kita sesama negara serumpun. Selain juga untuk saling bertukar informasi, serta kedepannya kunjungan balasan pelajar ke Malaysia dapat dilakukan," paparnya.

Sutias juga berharap kedatangan para pelajar dapat menambah wawasan dan pengetahuan. Ia menambahkan keterangan mengenai erupsi Sinabung, dampak, serta penanganan yang sudah dilakukan selama ini. Tidak hanya tentang Sinabung, Sutias juga menjelaskan kondisi Sumatera Utara dengan kekayaan budaya serta alam yang terkandung di dalamnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Muslim Youth Club (MY Club) Surya Tri Subakti mengatakan kunjungan pelajar se-Malaysia tersebut bukan yang pertama ke Indonesia. Pada tahun sebelumnya kunjungan dilakukan dengan tujuan Sumatera Barat. Dipilihnya Sumut menjadi studi banding, selain ingin menyaksikan langsung fenomena alam Gunung Sinabung, juga mempertimbangkan bahwa Sumut memiliki ukhuwah islamiyahyang kuat.
"Di Sumut kami tak hanya mempererat hubungan ukhuwah islammelalui berbagai kegiatan, juga melihat kondisi erupsi Gunung Sinabung, sekaligus juga menghibur dan memberi bantuan para korban erupsi. Semoga melalui kunjungan ini, para pelajar memiliki rasa ukhuwah, tidak hanya kepada yang se-aqidah, juga sesama umat manusia lain,” tutupnya.
Keterangan Foto: Perwakilan instruktur dari Malaysia memberikan cendera mata kepada Sutias Handayani di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kota Medan pada Selasa (3/2).
Sumber: Humas Kantor Gubernur Sumatera Utara

Post a Comment

 
Top