GuidePedia

0


Morowali Utara (27) - Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Zainuddin Tambuala, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali utara (Morut) yang merupakan salah satu kabupeten baru hasil pemekaran. Kunungan ini bermaksud melihat perkembangan pembangunan di daerah tersebut.
"Ini baru kali pertama kami mengunjungi Kabupaten Morowali utara setelah dilakukannya pemekaran dengan kabupaten induk yang berpusat bungku tengah, ini adalah salah satu kabupaten terluas di Sulawesi Tengah, dan saya kira Kabupeten Morowali utara ini sudah harus mulai berkonsentersi dalam percepatan pemerataan pembangunan dan yang paling mendesak salah satunya adalah prasarana kesehatan yaitu Rumah Sakit yang harus mempunyai fasilitas yang memadai seperti pada kabupaten induk sebelumnya," kata Tambuala, Jumat (27/2).
Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah (Sulteng) ini menambahkan, salah satu agenda dalam kunjungannya yakni memonitor dan mengumpulkn aspirasi dari beberapa dinas terkait sebagai mitra Komisi III dalam rangka peningkatan prasarana untuk pelayanan publik. "Seperti salah satu rumah sakit di Kecamatan Kolonedale yang kami kunjungi yang masih berstatus tipe C dan dan menempati bangunan tua, itu sangat tidak layak untuk ukuran Kabupaten, nah inilah nantinya akan kami aspirasikan dalam paripurna DPRD sebagai tindak lanjut hasil kunjungan kami di Morowali Utara,” ujar Tambuala.
Tambuala didampingi dua anggota dewan DPRD Morowali utara asal PKS Yanto Baoli dan Abdul Salam menyempatkan diri mengunjungi salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di kolonedale Jalan Wolter Monginsidi No 2 Kolonedale. Tambuala beserta rombongan bertemu langsung dengan Direktur RSUD drg. M. Syahrir diruangannya.
Menurut Direktur RSUD Kolonedale drg. M. Syahrir, memang rumah sakait yang ada sekarang ini adalah gedung tua dan hanya menjadi rumah sakit rujukan saja karena fasilitanya yang masih sangat kurang memadai. Tapi kata Syahrir, pihaknya sudah mulai membangun rumah sakit di lahan baru dengan luas kurang lebih 5 hektar.
"Sekarang memang belum rampung pembangunannya karena masih menungu masuknya anggran baru APBN 2015 dan kami berharap ini bisa juga diaspirasikan Bapak Zainudin Tambuala ke DPRD Provinsi Sulawesi Tengah untuk di masukan dalam anggaran APBD,” ujar Syahrir.
Sumber: Humas PKS Sulteng

Post a Comment

 
Top