GuidePedia

0


SOLO (12/2) – Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Solo memprioritaskan revisi Perda No.10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) beberapa bulan kedepan. Revisi ini dilakukan karena adanya sejumlah perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 dan keputusan Mahkamah Konstitusi(MK) mengenai perubahan Adminduk.
“Salah satu yang berubah dengan adanya revisi perda tersebut yakni perubahan istilah dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi KTP-el (KTP elektronik). Jika sebelumnya KTP berlaku lima tahun, dengan KTP-el berlaku seumur hidup. Jadi warga hanya mengurus KTP saat ada perubahan data saja,” kata Anggota BP2D DPRD Surakarta, Asih Sunjoto Putro.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo ini juga mengemukakan seluruh pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan seperti KK (Kartu Keluarga), KTP-el, dan akta kelahiran tidak dipungut biaya.  
"Pemberlakuan KTP-el seumur hidup memudahkan kinerja pemkot karena frekuensi mengurus KTP tidak ada kecuali saat mengurus perubahan identitas diri. Di sisi lain, pemberlakuan KTP-el seumur hidup semestinya juga diterapkan untuk KTP yang sekarang ini masih mencantumkan masa berlaku lima tahun," pungkasnya seperti dilansir Suara Merdeka.
Sumber: http://pks-solo.or.id

Post a Comment

 
Top