GuidePedia

0


Jakarta (13/2) - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Jazuli Juwaini mengatakan, pelaku penyerangan terhadap Komplek Majelis Az-Zikra harus ditindak tegas oleh aparat. Hal ini dikatakan Jazuli di Senayan, Jakarta, Kamis (12/2).
"Penyerangan terhadap kompleks pesantren Az-Zikra dari mana pun asal pelaku dan latar belakangnya, harus ditindak tegas oleh aparat," kata Jazuli.
Politisi PKS asal Banten ini menambahkan, aparat penegak hukum harus bersikap adil dan tidak pandang bulu. "Aparat harus serius mengusut dengan tuntas," ujarnya.
Selain itu, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi menilai penyerangan terhadap Komplek Majelis Az Zikra merupakan peringatan bagi aparat penegak hukum.
Dia mengungkapkan, bahwa saat ini aparat memiliki konflik yang lebih luas. Apalagi, menurutnya, dengan datangnya 6 ribu lebih imigran Syiah di Indonesia.
"Seperti di Balikpapan, Medan dan Riau juga, memiliki potensi konflik yang sama," ungkapnya. Dia melanjutkan, sebagai sebuah konflik sosial kasus ini merupakan sebuah peringatan buat aparat.
Politisi PKS asal Kalimantan Selatan ini juga mengungkapkan, penyerangan seperti di majelis dzikir pimpinan Ustadz Muhammad Arifin Ilham ini, juga pernah terjadi sebelumnya di Sampang dan Jember. Karena itu, potensi konflik yang seperti ini harus diantisipasi dengan baik oleh aparat.
"Jangan sampai konflik serupa timbul di daerah yang lain," pungkasnya.

Post a Comment

 
Top