GuidePedia

0
Bone Bolango (17/2) - Sering munculnya penyegelan sekolah oleh warga yang mengaku ahli waris tanah sangat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Bolango. Hal ini mendapat perhatian dari aleg Komisi II dari Fraksi PKS DPRD Bone Bolango Yusuf Kune.
Yusuf menyampaikan bahwa kehadiran polemik itu dikarenakan tidak tertibnya berbagai persyaratan administrasi dalam pembangunan gedung sekolah. Yusuf meminta kepada Pemerintah Daerah agar memprioritaskan syarat-syarat pendirian bangunan pendidikan sebelum pembangunan dimulai.
"Penyegelan oleh warga pada beberapa sekolah yang lalu itu semua terkait dengan pembebasan lahan. Harusnya ini sudah tuntas diawal sebelum pembangunan sekolah. Kalau pemerintah tidak tegas, di massa datang nanti pemda akan merugi dan bisa menimbulkan pertikaian," kata Yusuf Kune menjelaskan detail peristiwa penyegelan sekolah di Kecamatan Suwawa, Senin (16/2).
Selain itu, Yusuf meminta agar pemerintah bisa lebih teliti lagi dan punya data yang lengkap terkait perusahaan ataupun kontraktor yang masuk ke Bone Bolango.
"Karena bisa saja sudah bermasalah dan diblacklist pemda, tapi masuk lagi dengan nama perusahaan yang berbeda. Makanya saya berharap pemerintah harus antisipatif, agar ada verifikasi yang berlapis sebagaimana ketentuan perundang-undangan," tutup legislator PKS daerah pemilihan Bone Bolango 3 yang meliputi Kecamatan Botupingge, Kecamatan Kabila dan Kecamatan Tilongkabila ini.
Ket. Foto: Yusuf Kune sedang membantu warga mengebor sumber air (Facebook Yusuf Kune)
Sumber: www.pksgorontalo.org

Post a Comment

 
Top