GuidePedia

0

Solo (6/3) – Yogyakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang sudah menerapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). 


Menariknya, dalam penerapan Perda CSR itu, terdapat kampung binaan di Yogyakarta yang dibiayai oleh perusahan dalam pengentasan kemiskinan. Dengan sasaran kegiatan ibu-ibu rumah tangga dari keluarga miskin, peserta diberi pelatihan ketrampilan dan bantuan alat, misalnya alat memasak, mesin jahit, dan sebagainya.


Mengetahui kondisi kota tetangga yang sudah lebih maju terkait pengaturan CSR perusahaan, Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) CSR DPRD Kota Surakarta melakukan kunjungan kerja sekaligus studi banding ke Komisi IV DPRD Yogyakarta, Kamis (5/3). Hal ini dilakukan untuk memperdalam pembahasan Raperda CSR di Kota Solo.


Wakil ketua Pansus CSR DPRD Kota Surakarta, Asih Sunjoto Putro mendorong perusahaan yang ada di Solo untuk segera menerapkan hal serupa. Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mendesak perusahaan untuk mengalokasikan dana CSR fokus dalam pemberdayaan masyarakat.


“Sebaiknya penyaluran dana CSR di Solo tidak hanya dalam bentuk fisik pembangunan saja, tetapi perlu juga dialihkan untuk program-program pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan, dimana pelaksanaannya perlu pendampingan oleh Pemerintah Kota maupun perusahaan terkait,” ujarnya.



Sumber: Humas PKS Solo

Post a Comment

 
Top