GuidePedia

0
MEDAN (18/3) – Masalah pertanian menjadi perhatian utama di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Hal ini berkaitan dengan mayoritas penduduk Deli Serdang bermatapencaharian sebagai petani. Selain itu, masyarakat Indonesia pun memiliki ketergantungan dengan beras yang dihasilkan oleh para petani.
Demikian kata Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Satrya Yudha Wibowo saat melakukan reses kerja anggota dewan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. Setelah sebelumnya, Senin (16/3) malam reses dilakukan di Jalan Persatuan Desa Tembung, giliran Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang yang dikunjungi Satrya Yudha Wibowo pada Selasa (17/3).
“Bantuan untuk petani masih sangat minim. Sementara mayoritas warga mata pencahariannya adalah sebagai petani. Mohon kelompok petani dibantu alat pompa pertanian,” ujar Ketua Gapoktan Desa Bakaran Batu, Suherman yang hadir sebagai peserta serap aspirasi.
Satrya pun merespon aspirasi warga dengan mengatakan bahwa ia akan membantu menyampaikan serta meneruskan ke komisi terkait di DPRD Provinsi Sumatera Utara untuk ditindaklanjuti. Terkait bantuan untuk petani, Satrya berjanji akan memberikan informasi kepada warga.
“Bantuan tersebut akan dikawal, sehingga tepat sasaran,” ungkapnya.
Selain masalah bantuan pertanian, masyarakat juga mengeluhkan infrastruktur jalan dan selokan di depan sekolah yang ada di Desa Bakaran Batu. Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang Darwis Batubara, yang turut mendampingi Satrya saat reses, mengatakan usulan tersebut akan dipelajari terlebih dahulu.
 “Usulan (infrastruktur jalan dan selokan sekolah) tersebut akan kita lihat apakah sudah diusulkan atau belum ke Kepala Desa,” ujar Darwis yang juga Sekretaris DPD PKS Deli Serdang.
Sumber: Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara

Post a Comment

 
Top