GuidePedia

0
JAKARTA (5/3) - Anggota Komisi II DPR RI, Saduddin menginginkan proses pengangkatan tenaga honorer K-2 menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dipermudah dalam pelaksanaan. Hal ini disampaikannya saat dihubungi melalui ponsel, Kamis (5/3).
“Harapan saya tidak perlu lagi adanya tes tertulis, tetapi cukup secara administrasi saja proses pengangkatannya,” ujar Saad, panggilan akrab Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Saad mengingatkan pemerintah bahwa pengabdian yang dilakukan tenaga honorer K-2 selama hampir 10 tahun, bahkan ada yang lebih, sudah lebih dari cukup dijadikan pertimbangan untuk menilai integritas, kemampuan, dan kompetensinya. Jika dibandingkan dengan hasil dari ujian tertulis.
“Pengabdian selama hampir 10 tahun, bahkan ada yang lebih, sudah lebih dari cukup dijadikan bahan pertimbangan,” kata Saad.
Saad menilai apabila dilakukan tes tertulis lagi akan menimbulkan permasalahan baru karena proses berjalan lebih panjang dan melibatkan banyak pihak. Menurut Saad, hal ini rawan kecurangan serta memunculkan oknum tertentu yang dapat memanfaatkan peluang.
Tes tertulis, lanjut Saad, memerlukan anggaran yang cukup besar. Di tengah upaya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) mengampanyekan efisiensi dan efektivitas anggaran kepada beberapa lembaga, adanya tes tertulis dapat memunculkan kejanggalan karena memberi kesan pemborosan.
“Bila prosesnya terlalu panjang, akan sangat riskan memunculkan kecurangan dan oknum tertentu yang akan memanfaatkan peluang ini serta pemborosan anggaran. Tes tertulis sudah sering dilakukan, bahkan hampir setiap penerimaan PNS, kenapa tidak itu saja dimanfaatkan sebagai bahan masukan dalam pertimbangan?” ujarnya.
Seperti diberitakan, Menpan-RB Yudy Chrisnandi, akan melaksanakan pengangkatan honorer K2 pada tahun 2015. Pengangkatan tersebut memprioritaskan masa kerja dan usia tenaga kerja di atas 35 tahun. Hal itu disampaikan Menpan-RB dalam pertemuan dengan Ketua Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I), Titi Purwaningsih, Kamis (26/2).

Post a Comment

 
Top