GuidePedia

0
METRO (18/3) – Sejumlah Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) mengusulkan beberapa nama untuk menjadi balonkada pada Pilkada 2015. Seperti disampaikan PKS Kota Metro, Lampung Timur, dan Lampung Selatan, Selasa (17/3).
Wakil Ketua DPD PKS Metro Nasrianto Effendi menjelaskan, untuk Pilkada Metro, PKS berencana mengusung Anggota DPR RI, Abdul Hakim.
Menurutnya, menjelang Pilkada 2015 ini DPD PKS Metro memang tidak melakukan penjaringan terbuka. Namun memilih untuk mengefektifkan tim optimalisasi pilkada (Tomda). Tim tersebut bertugas melakukan komunikasi dengan para bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, baik itu dari internal partai maupun eksternal. Dari hasil tomda, disepakati untuk mengusung Abdul Hakim, salah satu kader PKS yang kini duduk sebagai anggota Komisi III DPR RI. Sedangkan mengenai pasangannya, tomda masih menjalin komunikasi dengan partai politik lain.
Lebih lanjut dijelaskan, untuk berkoalisi, DPD PKS akan berusaha menjalin komunikasi dengan Parpol yang masuk dalam Koalisi Merah Putih (KMP) maupun Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
Pasalnya, pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg)  April 2014 lalu PKS berhasil meraih 6.225 suara atau 7,48 persen. Dari perolehan suara tersebut PKS berhasil mendapatkan 3 kursi di DPRD Kota Metro atau 12 persen dari total kursi dewan. Dengan perolehan suara maupun kursi tersebut PKS tidak dapat mengusung pasangan calon tanpa berkoalisi dengan partai politik lain. Karenanya, saat ini Tomda DPD PKS juga masih terus menjalin komunikasi dengan partai politik lain.
“Kami juga akan melakukan survei untuk menentukan balon yang bakal mendampingi Abdul Hakim,” paparnya.
Wakil Ketua DPD PKS Lampung Timur, Adi Safri Marta menyatakan, seperti di Metro, DPD PKS Lamtim juga mengusulkan kader untuk maju pada Pilkada mendatang. Calon yang dijagokan adalah Priyo Budi Utomo anggota DPRD Provinsi Lampung dari PKS. Selain itu, Priyo juga merupakan Ketua DPD PKS Lamtim.
“Kami masih menjalin komunikasi dengan parpol lain untuk berkoalisi,” jelasnya.
Sementara itu, PKS Lamsel sudah berkomunikasi politik terhadap 4 balonkada dari eksternal partai. Mereka adalah incumbent Bupati Rycko Menoza SZP, wabup Eki Setyanto, Sekkab Sutono, dan kader PAN Zainuddin Hasan. Komunikasi politik itu sudah dilakukan sejak awal Desember 2014 lalu, dan hingga saat ini komunikasi tersebut tetap terjalin.
Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi PKS Lampung Selatan Bowo Edy Anggoro mengaku, komunikasi politik itu, tidak lain dalam rangka penjaringan calon bupati dan wakil bupati yang bakal diusung PKS Lamsel pada Pilkada mendatang.
“Kita agak tertutup, menjalin koordinasi dengan para calon, berbeda dengan partai lain. Komunikasi ini, dimulai sekitar bulan Desember lalu. Meski begitu, mengenai komunikasi dengan calon lain yang berminat dengan PKS, kita terbuka," ungkap Sekretaris DPD PKS Lamsel ini, kemarin.
Sementara untuk calon internal, lanjut dia, yakni Antoni Imam yang saat ini menjabat anggota DPRD Provinsi Lampung. Meski demikian, ia belum tidak bisa mengatakan, apakah Antoni Imam sebagai calon bupati atau wakil bupati. "Pemilihan sudah kita lakukan dari kalangan internal partai. Kami sepakat memilih Antoni Imam salah satu calon yang bakal diusung," beber dia.
Sumber: www.radarlampung.co.id

Post a Comment

 
Top