GuidePedia

0
BEKASI (5/3) - Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu mengapresiasi terbentuknya Forum Bursa Kerja Khusus (BKK). Menurutnya, keberadaan BKK di Kota Bekasi akan membantu pemerintah mencapai salah satu target Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi 2013-2018, yaitu menyerap tenaga kerja dengan target sebanyak 50 ribu orang.
Apresiasi disampaikan Syaikhu saat melantik pengurus Forum BKK, Rabu (4/3) di Balai Patriot Kota Bekasi. Acara tersebut juga dihadiri para guru dan kepala SMK di Kota Bekasi, serta para karyawan Human Resource Development (HRD) perusahaan industri.
Syaikhu mengatakan hingga Maret 2015, pihaknya telah menyediakan 28 ribu lapangan pekerjaan untuk masyarakat Kota Bekasi.
"Target kita hingga 2018 nanti adalah penyediaan 50 ribu lapangan pekerjaan kepada masyarakat sesuai komitmen kerja kami yang kita sampaikan saat Pemilu lalu," kata Syaikhu yang saat itu terhubung melalui teleconferencedengan pihak SMK 1.
Menurut dia, sekitar 22 ribu lapangan pekerjaan akan diupayakan di sisa waktu penyelenggaraan pemerintahan melalui berbagai kegiatan dan program kerja. Selain berkoordinasi dengan penerima kerja atau dunia usaha di Kota Bekasi, juga melalui peran BKK yang baru dibentuk.
"BKK ini memiliki peran dalam memetakan dan menyalurkan tamatan SMK untuk bekerja di sektor formal pada perusahaan nasional ataupun internasional dengan cara mempertautkan pencari kerja dan pihak yang membutuhkan pekerjaan," kata Syaikhu.
Menurut Syaikhu, Forum BKK harus dapat memberikan jaminan atas keselarasan kebutuhan tenaga kerja antara alumni dengan dunia industri sebagai fungsi kontrol penyerapan tamatan SMA/SMK.
"BKK akan memberikan pembekalan kepada alumni lewat balai pelatihan kerja dan sebagainya, sehingga penyerapan tenaga kerja akan sesuai dengan kriteria kebutuhan perusahaan. Dan sekarang tinggal bagaimana kita memberdayakan forum BKK ini," katanya.
BKK, tambah Syaikhu, juga diharapkan bisa menjadi fasilitator dalam penyediaan sumber daya manusia yang berkualitas dalam rangka menghadapi pasar bebas ASEAN 2016.
"Mudah-mudahan BKK bisa membekali siswa Kota Bekasi dengan ilmu pengetahuan seputar dunia kerja dan industri untuk menunjang pasar bebas ASEAN. BKK mempertajam skill dan kemampuan siswa," katanya.
Syaikhu menegaskan persaingan pasar bebas ASEAN merupakan tantangan bagi pemerintah dalam penyediaan sumber daya manusia yang terampil untuk menyiasati persaingan tenaga kerja asing. Oleh karena itu, ia berharap Forum BKK terus menjalin komunikasi yang lebih baik dengan pemerintah, terutama memprioritaskan pekerjaan bagi alumni SMK di periode pasar bebas ASEAN. 
Keterangan Foto: Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu (dua dari kanan) saat melantik pengurus Forum BKK di Balai Patriot Kota Bekasi, Rabu (4/3).
Sumber: Humas Wakil Walikota Bekasi

Post a Comment

 
Top