GuidePedia

0
MEDAN (6/3) - Jepang ingin meningkatkan hubungan kerjasama dengan Provinsi Sumatera Utara khususnya di bidang produksi aluminium dan manufaktur. Hal itu terungkap saat Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki, Kamis (5/3) di Rumah Dinas Gubernur, Kota Medan.  
Tanizaki didampingi Konsul Jenderal Jepang di Medan, Yuji Hamada, menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan kerjasama kedua negara, khususnya di Provinsi Sumut yang selama ini telah terbina dengan baik.
"Provinsi Sumut mempunyai potensi yang sangat besar karena terletak pada Selat Malaka. Kami sangat ingin sekali meningkatkan hubungan kerja sama. Apalagi kemarin kami sudah berkunjung ke lokasi Asahan. Disana saya sangat senang karena situasi sangat baik untuk memproduksi alumunium," kata Tanizaki.
Tanizaki mengatakan hubungan kerjasama antara Indonesia dan Jepang sangat erat di berbagai bidang. Berdasarkan hubungan yang baik dan sudah terjalin sejak lama tersebut, kedua negara bisa melanjutkan kerjasama dengan lebih erat lagi. Jepang, katanya, sangat ingin melakukan investasi manufaktur yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
"Kita juga bertujuan untuk meningkatkan investasi di Sumut karena Jepang masih ada ruang untuk memperbesar investasi, dan pada masa jabatan saya di Jakarta saya ingin berkontribusi untuk Jepang," ujarnya.
Alasan Jepang sangat berminat melakukan investasi di Sumut, lanjut Tanizaki, karena para investor asal negaranya mengatakan bahwa di Sumut biaya produksi bisa lebih murah.
"Salah satu perusahan Jepang yang telah berinvestasi tahun lalu pada produk elektronik telah mengembangkan usahanya dan memperkerjakan sebanyak 7.500 pegawai. Semuanya pegawai orang Sumut dan mereka SDM yang handal. Di Sumut para pegawainya pada tingkat level tinggi," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Gubernur Gatot berterima kasih kepada Pemerintah Jepang atas kerjasama yang telah terjalin selama ini dengan Indonesia, khususnya di Provinsi Sumut. Terkait upaya peningkatan kerjasama kedua negara di Provinsi Sumut, Gatot menyambut baik hal tersebut.
Menurut Gatot, memang sudah sepantasnya Indonesia dan Jepang terus mempererat dan meningkatkan kerjasama yang sudah berlangsung sejak lama. "Saya mengundang untuk berinvestasi. Banyak yang bisa ditingkatkan baik itu infrastruktur dan lainya," ujar Gatot.
Pada kesempatan itu gatot juga mengungkapkan bahwa ia baru saja pulang dari Jakarta untuk mempresentasikan kesiapan Sumut menyongsong Kuala Tanjung sebagai pelabuhan internasional wilayah Barat Indonesia di hadapan Badan Intelijen Negara (BIN).
“Pelabuhan Kuala Tanjung terhubung dengan pusat pertumbuhan ekonomi, baik itu dengan kawasan Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo (Mebidangro), Kawasan Danau Toba dan Sei Mangkei, serta bidang industri lainnya. Jadi posisi Sumut sangat sentra letaknya di Indonesia maka perlu adanya infrastruktur," pungkas Gatot.
Sumber: Humas Pemprov Sumatera Utara

Post a Comment

 
Top