GuidePedia

0


SERANG (3/3) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana menahan para mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin kembali merantau ke luar negeri. Untuk mengalihkan keinginan para TKI itu, Pemkab Serang akan menyalurkan para Pahlawan Devisa mencari nafkah di Kawasan Minapolitan, Kecamatan Pontang.
Sekda Kabupaten Serang, Lalu Atharussalam Rais mengatakan pada dasarnya pemerintah selalu menyesalkan dan prihatin mengenai berita yang kurang baik menimpa para TKI. Oleh karena itu, pemerintah akan berusaha menahan warga dan mantan TKI untuk kembali pergi ke luar negeri.
“Jangan sampai ke luar lagi karena kami khawatir dengan maraknya pemberitaan kurang mengenakkan dari para TKI di luar sana,” ujarnya.
Merespon wacana tersebut, Anggota Fraksi PKS Kabupaten Serang M. Dana mengatakan sepakat dengan pendapat Pemkab Serang. Hal ini disebabkan kondisi TKI asal Kabupaten Serang banyak mengalami masalah ketika bekerja di luar negeri.
“Bahkan beberapa waktu lalu sampai ada yang meninggal dunia akibat disiksa majikannya,” ujar Dana saat ditemui pewarta di Serang, Selasa (3/3).
Menurut Dana, masalah banyak terjadi karena kebanyakan TKI kurang memiliki keahlian khusus. Sehingga ketika bekerja di luar negeri, para TKI perempuan (TKW) umumnya menjadi pembantu rumah tangga, sedangkan yang laki-laki menjadi kuli bangunan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa dibalik larangan TKI ke luar negeri, Pemkab harus memiliki solusi.
“Jika Pemkab Serang melarang mereka untuk bekerja kembali, maka harus ada solusi konkrit dari Pemkab supaya tidak muncul masalah baru, yaitu bertambahnya tingkat pengangguran di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Dana meminta Pemkab untuk memaksimalkan program pembinaan yang nantinya dipadukan dengan pembentukan Kawasan Minapolitan di Kecamatan Pontang.
“Sebenarnya banyak potensi yang bisa dikembangkan seperti pembinaan masak dan pengemasan produk laut, dan sebagainya. Ini bisa dipadukan dengan program kerja Kawasan Minapolitan di Kecamatan Pontang. Ini pemanfaatan TKI agar tidak kembali lagi ke luar namun bisa mengembangkan usaha daerah. Karena memang kebanyakan TKI berasal dari Pantura (Pesisir Pantai Utara) Kabupaten Serang, yang mencakup Kecamatan Pontang, Tirtayasa, dan Tanara,” katanya.
Dana pun mengungkapkan telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk merealisasikan program kerja Kawasan Minapolitan.
“Ada beberapa SKPD yang bisa mengembangkannya seperti Disnakertrans dan DKPESDM (Dinas Kelautan Perikanan Energi Sumber Daya dan Mineral). Polanya seperti apa, lalu kapan mulainya. Kami akan sinergikan dengan program Kawasan Minapolitan yang memang masuk dalam RPJMD Kabupaten 2010-2015,” pungkas Dana. 
Sumber: Humas PKS Banten

Post a Comment

 
Top