GuidePedia

0
PADANG (23/3) – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Praytino berpesan agar kegiatan Sarasehan Pencak Silat Minang dapat dilaksanakan secara rutin untuk memperkenalkan kebudayaan yang dimiliki Sumatera Barat kepada masyarakat luas, serta sebagai upaya agar para stakeholder perusahaan PT. Semen Padang sebagai penyelenggara acara merasa tertarik untuk melakukan investasi serta meningkatkan perekonomian Sumbar terkait kekayaan budaya yang dimiliki Sumatera Barat.  

Demikian hal tersebut disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat memberikan sambutan dalam acara Sarasehan Pencak Silat Minang yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna PT. Semen Padang, Tbk, Jum’at (20/3).

“Saya harap kegiatan ini bisa dilaksanakan tiap tahunnya untuk menjadi icon  bagi PT. Semen Padang sendiri dan Sumatera Barat pada umumnya. Karena dengan adanya kegiatan seperti ini bisa mengundang para stakeholder untuk melihat kebudayaan Pencak Silat Minang yang kita miliki, sehingga kita harapkan perekonomian Sumbar meningkat dengan banyaknya yang tertarik untuk menginvestasikan kekayaan mereka di Sumatera Barat yang tercinta ini”, ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang juga Kader PKS.

Melalui acara Sarasehan Pencak Silat Minang yang diikuti oleh 80 Perguruan Pencak Silat di Sumbar, Irwan Prayitno memberikan apresiasi kepada kepada PT. Semen Padang yang telah memfasilitasi kegiatan sarasehan, dan berpesan untuk bersama-sama menjaga kelestarian budaya Sumatera Barat agar dapat dinikmati oleh generasi pewaris Sumbar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT. Semen Padang y6ang telah membantu dalam memfasilitasi kegiatan sarasehan ini. Harapannya, kita semua yang hadir disini hendaknya bisa menjaga dan melestarikan budaya Silat Minang ini sampai ke anak cucu kita, agar Kebudayaan Silat ini bisa dinikmati juga oleh anak cucu kita nantinya. Karena kualitas orang minang sendiri dapat dilihat dengan adanya dasar ilmu bela diri sejak dini yang akan menjadi kebiasaan turun temurun bagi orang minang.” Tambah Irwan Prayitno.
Direktur Utama PT. Semen Padang, Dwi Sutjipto menyampaikan dengan diselenggarakannya kegiatan Sarasehan Pencak Silat Minang secara rutin harapannya dapat meningkatkan perekonomian Sumatera Barat. Terlebih, warisan budaya Pencak Silat Minang yang sudah turun temurun dapat dipelajari oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Sarasehan ini juga bertujuan untuk melestarikan budaya silat minang yang ada di Sumatera Barat, apalagi kita sebagai orang asli Minangkabau harus memiliki dasar beladiri berupa silat minang yang telah diajarkan turun temurun dari niniak mamak kita dahulu. Dan dengan adanya pelestarian budaya silat ini bisa memacu para pesilat yang ada di Indonesia untuk belajar ke Sumatera barat dan bisa menghasilkan peningkatan perekonomian masyarakat di Sumatera Barat”, ujar Dwi Sutjipto.

Humas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

Post a Comment

 
Top