GuidePedia

0
LIMA PULUH KOTA (16/3) – Meskipun kemajuan Teknologi Informasi membawa dampak negatif yang perlu dihindari, akan tetapi pemanfaatannya perlu dilakukan dengan optimal guna memajukan pembangunan daerah, terutama nagari-nagari di Sumatera Barat. Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno saat meresmikan Nagari Cyber VII Koto Talago, Kabupaten Lima Puluh Kota di SMKN 2 Guguak  Ampang Gadang, Ahad siang (15/3).
“Hari ini orang butuh banyak informasi sebagai kebutuhan pokok sehari-hari, contoh saja sebuah handphone yang selalu dibawa pergi kemanapun berada. Selain menerima telepon juga untuk menelepon. Namun, handphone itu sendiri saat ini dengan kemajuan perangkatnya terus meningkatkan pelayanan yang membuat kita semakin membutuhkan teknologi informasi,” kata Irwan.
Lebih lanjut Irwan menyampaikan kemajuan Teknologi Informasi (Information Technology/IT) ini sama dengan kondisi manusia menggunakan pisau yang tajam. Dalam arti positif, ujar Irwan, kita dapat memanfaatkan untuk memasak dan lain-lain. Sedangkan dalam kondisi negatif juga bisa membunuh.
“Begitu juga dengan IT, tergantung dari siapa yang memanfaatkannya. Secara positif dia akan memberikan tambahan pengetahuan dan keahlian bagi kita dalam mengembangkan diri. Secara negatif, IT dapat mempengaruhi perilaku yang tidak baik jika memanfaatkannya pada hal-hal yang buruk,” ujar Gubernur.
Oleh karena itu, Irwan berharap peran orang tua terhadap anak dalam pemanfaatan IT perlu dilakukan. Selain itu, pada generasi muda perlu ditambahkan modal iman dan takwa yang kuat. Menurutnya, jika iman dan takwa telah ada dalam diri seseorang, ia akan mampu memanfaatkan IT sebagai kemajuan yang bermanfaat untuk peningkatan pembangunan.
“Betapa 30 tahun yang lalu kita belum kenal HP dan IT. Sehingga, kita selalu terikat dengan kondisi alam yang terbatas dalam pembangunan daerah. Hari dengan kemajuan IT dan HP ini kita dapat memantau segala hal baik dalam keluarga maupun kerja kawan-kawan di kantor, men-cek sampai dimana pekerjaan yang telah dilakukan,” katanya.
Oleh karena itu, atas nama Pemprov Sumbar, Irwan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inovasi Nagari Cyber, yang saat ini masih dilakukan pematangan program oleh pemprov. Sementara Nagari VII Koto Talago telah memulai terlebih dahulu.
“Selamat, semoga ini menjadi inspirasi bagi banyak orang terutama nagari-nagari di Sumatera Barat! Kepala Dinas Perhubungandan Kominfo Provinsi Sumbar pun menetapkan Nagari VII Kota Talago sebagai pilot project di Sumatera Barat,” ungkap Irwan.
Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota, Alis Marajo mengatakan keberadaan Nagari Cyber merupakan pengembangan dari pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sesuai dengan aturan Permendagri tentang setiap nagari/desa perlu membentuk KIM dalam upaya menumbuhkan peran serta masyarakat dalam pembangunan di nagari.
“Pengembangan Nagari Cyber ini tentu akan mampu memberikan kemudahan dalam akses IT guna memacu pembangunan, baik sektor pendidikan, perekonomian, maupun infrastruktur guna menyejahteraan kehidupan masyarakat,” ajaknya.
Sumber: Humas Pemprov Sumatera Barat

Post a Comment

 
Top