GuidePedia

0

BANDAR LAMPUNG (7/3) - Kapolda Lampung Brigjen Pol Heru Winarko mengatakan bahwa penyelesaian persoalan begal perlu lebih kepada solusi sosial. Sementara untuk masalah narkob, Heru menegaskan tak ada ampun bagi pengedar. Demikian kata Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Lampung, Akhmadi Sumaryanto.

"Saran Pak Kapolda untuk pencegahan tindak kriminal termasuk begal perlu ada upaya peningkatan kesejahteraan, perluasan lapangan kerja misal dengan kawasan industri. Sedangkan untuk penegakan hukum selektif, misalnya untuk bandar narkoba ndak ada ampun, tapi untuk pecandu harus masuk rehabilitasi," urai Akhmadi paska agenda Silaturahmi Anggota Fraksi PKS DPR RI, Al Muzzammil Yusuf dan delapan Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung, dengan Kapolda serta jajaran direktur di Mapolda Lampung, Jumat (6/3).

Anggota dewan dari Dapil Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Tanggamus tersebut menambahkan Kapolda juga mengungkapkan beberapa langkah yang telah dilakukan Polda Lampung untuk mengatasi masalah keamanan di Provinsi Serambi Sumatera.

“Kapolda Heru pun menjelaskan bahwa urusan penegakan hukum memang diserahkan ke Kepolisian. Namun untuk pencegahan lebih merupakan ranah Badan Penanggulangan Narkoba, pemerintah daerah, maupun seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Akhmadi menambahkan pada kesempatan itu Kapolda menyampaikan bahwa di tahun 2015 Insya Allah akan dibangun Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) di bekas RSU Kalianda yang tidak jadi difungsikan.

Sumber: Humas PKS Lampung

Post a Comment

 
Top