GuidePedia

0
HULU SUNGAI SELATAN (16/3) - Hilangnya 16 Warga Negara Indonesia yang diduga tergabung dalam jaringan Islamic State of Irak and Syria (ISIS) menjadi salah satu bahasan dalam Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara oleh Anggota Komisi III DPR RI asal Kalimantan Selatan, Aboe Bakar Alhabsyi.
"Dengan memahami Pancasila, UUD 1945, NKRI dan TAP MPR dengan baik, saya yakin masyarakat akan terhindar dari bujuk rayu rekrutmen ISIS. Memang yang saya dengar, mereka yang tergabung dengan ISIS akan diberikan gaji hingga puluhan juta. Bujukan itu pasti tidak mempan kalau kita memahami empat pilar dengan baik", ujar Aboe Bakar Alhabsyi dalam agenda kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang diselenggarakan di Pendopo Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, Sabtu (14/3).
Dalam kegiatan tersebut, Aboe Bakar memaparkan pentingnya memahami empat pilar bernegara sebagai upaya membentengi masyarakat dari pengaruh jaringan ekstrimis, khususnya ISIS.
"Saya memang kurang yakin bila dikatakan 16 orang yang hilang di Turki bergabung dengan ISIS, karena bila dilihat kondisinya, mereka itu berangkat sekeluarga. Tidak mungkin kalau mereka mau bergabung dengan ISIS bila bawa anak yang berusia 1 sampai 3 tahun", tegas Legislator PKS.
Melalui program sosialisasi empat pilar diharapkan masyarakat dapat lebih memahami persoalan kondisi yang ada di Indoesia. Dengan demikian, hal ini akan membentengi masyarakat dari ajakan untuk tergabung dalam jaringan kelompok garis keras, khususnya ISIS.
Pada kesempatan itu, acara sosialisasi empat pilar turut dhadiri oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, Ardiansyah yang menyampaikan bahwa warga miskin di Hulu Sungai Selatan mulai tahun 2015 akan mendapatkan beras secara gratis.

Post a Comment

 
Top