GuidePedia

0
MEDAN (6/3) – Sejumlah tokoh agama mengeluarkan pernyataan bersama untuk tetap mempertahankan kerukunan antarumat beragama, kondusivitas, dan kesatuan berdasarkan Pancasila di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Komitmen tersebut disampaikan dalam silaturahmi tokoh agama, seluruh perwakilan majelis, dan lembaga agama di Sumut di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kota Medan pada Kamis (5/3) malam.
"Kami sangat mendukung Pak Gubernur karena Bapak benar benar meletakkan kembali Pancasila. Cita-cita kami memiliki pemimpin yang mampu menjaga kerukunan antaragama, pemimpin seperti ini yang akan tetap kita pertahankan. Dan segala sesuatu masalah harus dibicarakan dengan baik, gereja punya peran moral, yakni membangun kedamaian dan kesejahteraan menuju Sumut Bangkit,” kata perwakilan Keuskupan Agung, Anicetus B. Sinaga.
Para tokoh agama mengaku prihatin atas penyakit-penyakit sosial yang semakin berkembang di masyarakat, seperti narkoba, kekerasan anak, dan seks bebas. Mereka menyatakan bahwa semua persoalan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan para tokoh agama juga sepakat bersama-sama membantu.
"Untuk itu kami juga siap membantu dengan merehabilitasi dengan membentuk generasi muda agar terhindar dari penyakit-penyakit masyarakat," Kata Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Sumut, Jamilan Sirait.

Perwakilan Majelis Tinggi Agama Hindu, Manogren, memberi apresiasi kepada Gubernur Gatot yang telah membuka forum dialog. Menurutnya, hadirnya forum dialog dapat menjadi sarana yang efektif dalam memberikan masukan untuk kemajuan Sumut. Selain itu, salah satu tokoh masyarakat Sumut, RE Nainggolan, juga menyampaikan bahwa sudah menjadi kewajiban bersama untuk menjadikan Provinsi Sumut tetap aman dan sentosa.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho mengatakan bahwa Sumut dibangun tidak satu kelompok saja, melainkan semua kekuatan dan potensi masyarakat, termasuk kekuatan umat beragama.
"Kita bersyukur Sumut masih tetap dalam keadaan kondusif, baik dari segi keamanan, politik, dan budaya. Kita juga masih tetap bersyukur Sumut tidak ada konflik yang dipicu agama dan budaya. Dengan semangat Sumut Bangkit, tidak akan terus maju dan berkembang tanpa dukungan seluruh komponen masyarakat dan tokoh agama,” ujar Gatot.

Gatot menambahkan telah banyak kemajuan yang diraih Sumatera Utara. Kemajuan tersebut akan terus ditingkatkan dengan tetap menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat.
“Banyak kemajuan-kemajuan yang telah kita raih di Sumut apalagi salah satunya telah ditetapkannya Kuala Tanjung sebagai Pelabuhan di Wilayah Indonesia Barat yang tentunya berdampak positif dalam pembangunan di Sumut, tentu kemajuan-kemajauan ini akan terus kita lanjutkan dengan tetap adanya kerukunan di Sumut," ujarnya.
Sumber: Humas Pemprov Sumatera Utara

Post a Comment

 
Top