GuidePedia

0
PAYAKUMBUH (8/3) - Walikota Payakumbuh Riza Falepi memberangkatkan pelajar yang hafal Al Quran menuju Tanah Suci Mekkah guna menunaikan ibadah umrah. Pada tahun anggaran 2015, melalui DPA Dinas Pendidikan Payakumbuh, baru empat siswa SMA yang diberi reward umrah. Kedepan, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh berencana memberangkatkan pelajar SD dan SMP/MTs yang hafal Al Quran untuk menikmati reward yang sama.

Keempat siswa dari tiga SMA yang beroleh umrah bertolak ke Mekkah pada Senin (9/3) pagi. Mereka berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau Padang via Bandara Sukarno-Hatta Jakarta. Keempat siswa berprestasi tersebut antara lain Muhammad Amirul Amin dan M. Rijalul Haq, keduanya dari SMA IT Insan Cendikia untuk bagian putera. Kemudian, Hadiatul Fitria dari SMA Mukhtar Islamic School dan Brilianti Fika Dewi dari SMA Islam Raudhatul Jannah, di bagian puteri.

Sebelumnya, keempat siswa dilepas Walikota Riza Falepi, Kepala Dinas Pendidikan Hasan Basri, dan sejumlah pimpinan SKPD di Balaikota, Bukik Sibaluik Payakumbuh, Jumat (6/3). Dalam acara tersebut ikut hadir Kabid Pendidikan Formal dan Nonformal Desmon Karina, Kepala SMA IT Zulherman Syafril, Kepala SMA Muchtar Islamic School Muhammad Ayub, Kepala SMA RJ Ersis Warman, serta para guru.

Kadisdik Hasan Basri melaporkan penetapan keempat pelajar merebut tiket umrah itu dilakukan melalui seleksi yang diikuti lebih dari seratus siswa dari seluruh SLTA di Kota Payakumbuh, Desember 2014. Pihaknya menetapkan pemenang I, II, dan III untuk kelompok putera dan puteri.

“Yang beroleh tiket umrah, hanya pemenang pertama dan runner up. Sedangkan, pemenang ketiga beroleh hadiah berupa laptop. Dua siswa yang mendapat laptop adalah Aulia Rahman dan Hafizah Andini, keduanya juga dari SMA IT Insan Cendikia. Para pemenang, baru mampu 10 juz Al Quran. Insya Allah, pada seleksi tahun depan akan kita tingkatkan kemampuan para siswa, hingga akhirnya nanti mampu menghafal 30 juz AL Quran,” jelas Hasan.

Program menghafal Al Quran di Payakumbuh dilakukan sejak tahun 2012. Sebelum jam pelajaran dimulai, setiap pelajar, mulai dari TK, SD, SLTP, dan SLTA harus mampu melafaskan ayat Al Quran, tanpa membaca kitab suci Al Quran. Kegiatan menghafal Al Quran merupakan bagian dari program pendidikan berakhlak mulia atau pendidikan berkarakter di Kota Payakumbuh.


Keterangan Foto: 
Walikota Payakumbuh Riza Falepi (paling kanan) bersama para pelajar berprestasi penghafal Al Quran, Jumat (6/3).

Kontributor: Rifki Payobadar

Post a Comment

 
Top