GuidePedia

0
JAKARTA (22/4) – Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Komisi VIII DPR RI menyelamatkan uang calon jamaah haji (calhaj) senilai USD 77.910.400 atau setara Rp 973.880.000.000 dengan kurs rupiah Rp 12.500. Hal itu disampaikan Anggota Panja BPIH Komisi VIII DPR RI, A Fikri Faqih dalam siaran persnya, Rabu (22/4) pagi.

Menurut Fikri, penyelamatan uang calhaj itu didasarkan pada penurunan biaya haji dari USD 3219 pada 2014 menjadi USD 2717 pada tahun 2015.

“Alhamdulillah pagi ini, Rabu (22/4/2015) pukul 03.00 WIB, kerja panja BPIH Komisi VIII DPR RI dan Dirjen PHU Kementrian Agama RI selesai membahas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji, dengan hasil BPIH tahun ini (2015) turun sebesar USD 502, atau jika dikurs dalam rupiah dengan patokan dolar Rp 12.500 per dollar, berarti tahun 2015 ditentukan menjadi Rp 33.962.500,” kata Fikri.

Untuk menindaklanjuti hasil kerja Panja BPIH tersebut, Fikri mengatakan pihaknya akan melakukan rapat kerja pada Rabu sore dengan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin.

“Kita berharap dengan disetujuinya BPIH, Presiden segera menerbitkan surat keputusannya, agar calon jamaah bisa segera melunasi biaya haji,” papar Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX itu.

Menurut Fikri, dengan keputusan Panja BPIH tersebut, rencana penekanan BPIH bisa direalisasikan.

“Beberapa elemen yang masih bisa ditekan tersebut diantaranya biaya penerbangan. Hal itu bisa dilakukan penekanan mengingat harga minyak dunia sedang turun,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah pada Februari lalu mengusulkan BPIH tahun 2015 turun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2014, biaya naik haji berkisar antara Rp 39-41 juta. Sedangkan  kategori plus sekitar Rp 90 juta. Sementara itu, jika usulan penurunan BPIH disetujui dalam rapat koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag), biaya haji mengalami penurunan drastis menjadi sekitar Rp 33 juta. 

Post a Comment

 
Top