GuidePedia

0
PADANG (10/4) – Gubernur Sumatera Barat, Iwan Prayitno beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meresmikan ground breaking Gedung Pusat Kebudayaan Sumbar yang terletak di Kawasan Wisata Terpadu Gubung Padang, Jumat (10/4).


“Untuk membina dan mengembangkan budaya, khusunya Budaya Minangkabau perlu disediakan prasarana gedung yang representatif untuk penggunaan kini dan masa depan,” ujar Gubernur Irwan.

Kondisi Gedung Budaya Sumbar saat ini masih belum memiliki tempat parkir yang memadai, oleh sebab itu salah pemberharuan yang direncanakan adalah menyediakan tempat parkir yang lebih luas sehingga mendorong lebih banyak masyarakat yang mengunjungi Gedung Budaya Sumbar ini.

Selain itu Gedung Budaya Sumbar ini juga berfungsi sebagai shelter untuk tempat evakuasi bila terjadi bencana gempa/tsunami dan sebagai ruang terbuka. Gedung ini juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang sesuai fungsi serta aksesbilitasnya sebagai pusat pengembangan budaya.

Untuk membangun gedung budaya ini secara utuh sesuai dengan fungsi yang diharapkan, maka bangunan pada lama harus dibongkar. Bangunan lama masih dapat berfungsi sehingga proses pembongkaran/penghapusan bangunan lama dan pembangunan baru dilakukan secara bertahap.

Arsitektur pada gedung budaya dibagi menjadi 3 bagian, arsitektur tradisional, modern, dan post modern. Pada arsitektur post modern akan dibuat perwujudannya seperti kapal yang siap berlayar mengarungi samudra. Sedangkan bangunan utama sebagai center point merupakan perpaduan bentuk atap gonjong dengan kubah masjid, sebagai simbol masyarakat Minang yang religius.

Rencananya akan dibangun beberapa ruangan baru di dalam Gedung Pusat Budaya Sumbar ini seperti kantor pengelola, perpustakaan, ruang workshop tari, ruang workshop drama/sandiwara/puisi, ruang workshop musik, ruang seminar/diskusi, auditorium, gallery , ruang pameran/umum, dan cineplex.

Sedangkan untuk fasilitas penunjang akan dibangun lobby/receptionist/bagian informasi, Masjid/Musholla, restoran/café, fitness centre, music room, pusat oleh-oleh, Medan Bapaneh, play ground, toilet, security, dan parkir.

Gubernur berharap pembangunan gedung budaya ini segera terealisasikan sehingga akan semakin memajukan perkembangan Sumatera Barat kedepannya terutama dalam hal budaya.

Sebagai simbolis persemian dari ground breaking ini , dilakukan pemencetan tombol secara serentak oleh Gubernur, Wakil Gubernur dan didampingi juga oleh Forkopimda Sumatera Barat, termasuk didalamnya Wakil Walikota Padang. Gubernur beserta rombongan juga melaksanakan pemancangan beton perdana di Gedung Budaya tersebut.


Post a Comment

 
Top