GuidePedia

0
JAKARTA (21/4) – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan berharap di Hari jadi ke-40, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) lebih bersemangat menghadirkan keragaman seni dan budaya bangsa. Hal itu disampaikan Aher saat menghadiri puncak perayaan HUT TMII ke-40 di Teater Bhinneka Tunggal Ika, Jakarta Timur, Senin (20/4) malam.

“Mudah-mudahan semangat 40 tahun menjadikan para pengelola Taman Mini lebih bersemangat lagi untuk menghadirkan miniatur Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika, lewat keragaman yang ditampilkan Taman Mini Indonesia Indah ini,” kata Aher.

Aher mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk bersama memelihara Kebhinnekaan, terutama dalam bentuk miniatur berupa Taman Mini Indonesia Indah.

“Oleh karena itulah, kita sebagai bangsa dan generasi yang melanjutkan perjuangan para pahlawan kita, tentu harus terus memelihara Kebhinekaan ini. Dan pada saat yang bersamaan miniatur Kebhinekaan yang bernama Taman Mini Indonesia Indah. Mari kita dorong bersama-sama sebagai sebuah miniatur yang terus menerus berkembang mewakili Kebhinekaan Indonesia yang kita cintai ini,” ajak Aher.

Pada kesempatan itu, hadir pula Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Puan Maharani. Dalam sambutannya, Puan mengatakan dari awal berdiri tahun 1975, TMII merupakan merupakan wadah untuk melestarikan dan mengenal seni-budaya di seluruh Nusantara.

“Taman Mini Indonesia Indah ini sudah berumur 40 tahun. Dan apapun TMII ini merupakan satu wadah atau tempat pelestarian budaya wilayah atau provinsi di Republik Indonesia yang kita cintai,” ujar Puan.

Saat ini, lanjutnya, provinsi di Indonesia berjumlah 34. Puan sempat menyinggung belum lengkapnya anjungan provinsi yang ada di TMII.

“Saya sempat bertanya ke Pak Bambang Sutanto (Direktur Utama TMII). Kenapa Kaltara (Kalimantan Utara) tidak bisa mendapatkan tempatnya, Pak? Pak Bambang menjawab karena lokasinya sudah terbatas. Kalau dulu setiap anjungan diberi lahan kurang lebih 5.000 meter, kemudian setelah 27 provinsi hanya diberikan 1000 meter,” ujar Puan.

Perlu diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui anjungannya mendapat giliran untuk mengadakan acara puncak HUT TMII tahun 2015. Pihak Jabar menggelar berbagai pertunjukkan seni dan budaya seperti Tari Jaipong, Rampak Kendang, permainan alat musik Angklung dari Saung Angklung Udjo, serta Purnadrama Ciung Wanara.


Selain seni dan budaya khas Jabar, pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti mengenai penetapan TMII sebagai pelestari cagar seni-budaya Nusantara oleh Menko PMK. Selain itu ditetapkan pula perangko HUT ke-40 TMII oleh Direktur Utama PT POS Indonesia. 

Post a Comment

 
Top