GuidePedia

0
MEDAN (23/4) – Ada hal yang menarik pada acara Culture Festival 2015. Karena pada acara tersebut, untuk pertama kalinya Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara, Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho berjalan menelurusi catwalk layaknya seorang model.  Pada catwalk pertamanya itu istri dari Gubernur Sumatera Utara tersebut memeragakan pakaian bernuansa etnik Karo dalam acara Culture Festival, yang bertempat di Mall Centre Point Medan, Kamis (23/4).

Meski baru pertama kali, Sutias tampil percaya diri mengenakan pakaian berwarna merah dengan rompi berbahan kain tenun ulos Karo. Penampilan Sutias yang tidak disangka-sangka, lantas mendapat sambutan yang meriah dari para hadirin. Dalam sambutannya, Sutias mengajak para hadirin untuk kembali mengenakan kain tenun sebagai pakaian khas daerah.

"Sudah saatnya membudayakan kain tenun untuk dipakai dalam kegiatan misalnya pesta," ujarnya.

Culture Festival yang menampilkan berbagai busana berbahan kain tenun Sumatera Utara ini diprakarsai desainer Nasional Torang Sitorus. Dan dihadiri Ketua Dekranasda Kota Medan, Ketua Dekradasda Kebupaten Deli Serdang, Wakil Dekranasda Sumatera Utara Evi Diana Erry Nuradi, serta sejumlah stakeholder lainnya.

Kegiatan yang sudah berlangsung selama dua hari ini menampilkan hasil kreasi dan model busana karya 25 desainer asal Jakarta. Sutias berkata sudah saatnya kita mengunakan kain tenun untuk dipakai pada berbagai kegiatan misalnya pesta, agar lebih membudaya.

"Selama ini kain tenun hanya digunakan sebagai alat untuk kegiatan budaya seperti mengulos dan lainnya,"jelasnya.

Menurutnya dengan  berkarya dan berproduksi, tak hanya membudayakan kain tenun juga mengangkat daerah Sumatera Utara ke mancanegara. Selain itu mampu juga meningkatkan perekonomian para pengrajin kain tenun atau ulos.

"Saatnya kita memperkenalkan ulos tak hanya di tingkat nasional juga international," ujar Sutias yang memiliki berbagai busana berbahan kain tenun.

Sementara Torang Sitorus sebagai putra daerah Sumatera Utara mengaku bangga diadakannya Culture Fastival. Karena Sumatera Utara yang kaya akan tenun sangat menguntungkan Provinsi ini untuk lebih diperkenalkan di tingkat international.

"Saya bangga bisa menjadi putra Sumut (Sumatera Utara), dan mampu menampilkan Sumatera Galery busana berbagai etnis suku di Sumut," papar Torang.

Ketertarikan Torang pada Sumut tidak hanya dikarenakan kain tenun melainkan keragaman etnis budaya tapi mampu bersinergi dan rukun. Selain itu Torang berharap Culture Festival tidak hanya selesai setelah berlangsung saat ini, melainkan dapat menjadi agenda tahunan.


Hal ini diharapkan agar produk desainer berbahan kain tenun terus diciptakan dan dapat ditampilkan kepada masyarakat. Disainer Jakarta yang hadir diantaranya Erdan, Zainal Songket, Andi Saleh, Karmanita, Stefanul, Soni Muklison, Tomas Sigar, Rajip Salim, Sofyan K, Lila Nataya, dan Yuni Pohan.


Sumber: Humas Kantor Gubernur Sumatera Utara

Post a Comment

 
Top