GuidePedia

0
BANDUNG (21/4) – Berbicara Jawa Barat (Jabar) prevelensinya pasti tinggi karena jumlah penduduknya terbesar di Indonesia, termasuk jumlah perempuannya. Dengan jumlah yang banyak tersebut Jabar harus menggandeng semua pihak dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Jawa Barat, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Jawa Barat, dan pelibatan peran serta masyarakat melalui gerakan Program Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Dalam sambutan singkatnya, Ketua Tim Penggerak Program Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menyampaikan apresiasi dengan adanya Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Bagi Perempuan dengan Metode IVA di Indonesia saat melakukan teleconfrence dengan Ibu Negara Iriana di Puskesmas Cimahi Tengah, Selasa (21/4).

“Hari ini kita mencanangkan gerakan ini dan dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Barat khususnya Indonesia menjadi sebuah momentum besar untuk melakukan gerakan secara masif di tengah masyarakat, untuk mengajak perempuan Jawa Barat dengan menghadirkan kualitas kesehatan lebih baik,” tuturnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan jumlah yang telah diperiksa sebanyak 65.023 perempuan dan yang positif sebanyak 1.148 perempuan di Jawa Barat. Adapun faktor yang menyebabkan perempuan memderita kanker serviks yaitu kurangnya keberanian dari perempuan untuk memeriksakan kesehatan reproduksi dan tidak melakukan pola hidup bersih. 

“Cara mencegah kanker dengan CERDIK, antara lain Cek kesehatan dengan berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin berolahraga, Diet, Istirahat yang cukup dan Kendalikan stress,” sebut Netty.

Netty mengharapkan dengan cara seperti ini dalam memperingati Hari Kartini menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat bahwa ke depan perempuan-perempuan harus sehat, visioner, dan berdaya saing yang dapat menghadirkan Jawa Barat dan Indonesia yang maju dan sejahtera.

Di lain pihak, Ketua Bidang Sosial Budaya Tim OASE Anna Tedjo Edhi membacakan sambutan Ibu Negara Iriana yang menyampaikan kepada seluruh perempuan di Indonesia, untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini kanker serta membiasakan pola hidup CERDIK.

“Untuk itu, kami juga mengajak seluruh TP PKK beserta seluruh kadernya di seluruh Indonesia agar berperan aktif melaksanakan Program Nasional Percepatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pencegahan dan Deteksi Kanker Serviks Pada Perempuan Indonesia tahun 2015 sampai dengan tahun 2019,” ujar Iriana dalam teleconfrence.



Sumber: Humas Pemprov Jawa Barat

Post a Comment

 
Top