GuidePedia

1
SERANG (23/4) - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten Najib Hamas menyayangkan pencemaran Sungai Ciujung yang semakin parah. Menurutnya, aliran Sungai Ciujung di wilayah Kabupaten Serang tercemar oleh aktivitas industri. Najib mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) bertindak tegas mengatasi persoalan tersebut.

"Akibat pencemaran pabrik-pabrik, Sungai Ciujung menjadi tidak stabil. Hal ini disebabkan pembuangan limbah oleh industri besar di Kabupaten Serang,” kata Najib saat ditemui pewarta di Serang, Banten, Kamis (23/4).

Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten itu menjelaskan pencemaran Sungai Ciujung dapat menimbulkan dampak yang lebih luas, karena sebagian warga Serang masih banyak menggunakan air Sungai Ciujung untuk aktivitas sehari-hari.

“Bahkan yang membahayakan lagi jika pencemarannya semakin besar, akan berdampak buruk terhadap habitat di laut. Saya dengar ikan di laut wilayah utara Banten sudah tercemar mercury. Tentu ini sangat bahaya jika dikonsumsi oleh masyarakat kita,” ungkap Najib.

Oleh karena itu, Najib mendesak Pemda untuk segera melakukan tindakan tegas menyikapi masalah pencemaran Sungai Ciujung.

"Sungai Ciujung peranannya besar untuk masyarakat sekitar. Agar tidak lagi menimbulkan musibah, masalah pencemaran ini harus segera ditangani," sambung Najib.

Selain mengkritisi pencemaran Sungai Ciujung, Najib juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di Provinsi Banten.

“Ini misalnya di daerah Kecamatan Kopo, Cikande, Pamarayan, dan Petir. Pembangunan infrastruktur jalan masih banyak yang belum selesai dan dikeluhkan masyarakat," pungkasnya.

Keterangan Foto: Sungai Ciujung di Provinsi Banten tercemar. (Sumber: http://www.walhi.or.id)

Sumber: Humas PKS Banten

Post a Comment

  1. Halo masyarakat indonesia... Bantu kami Greenpack untuk mewujudkan indonesia yang lebih hijau dan bersih. Lebih banyak lengkap tentang kami dapat anda temukan di sini http://www.greenpack.co.id

    ReplyDelete

 
Top