GuidePedia

0
JAKARTA (3/5) –  Anggota Badan Anggaran dan Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin, mengapresiasi peran media selama ini dalam memperjuangkan pengelolaan pemerintah yang baik, turut serta dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, berperan aktif dalam upaya pemberantasan korupsi dan yang paling penting partisipasi yang besar dalam pemberantasan kemisikinan.

“Tanggal 3 Mei sejak 1993 telah ditetapkan sebagai Hari Kebebasan Pers Internasional dalam sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).  Dengan adanya peringatan hari kebebasan pers ini, saya sangat berharap pertahanan kebebasan dan independensi pers di Indonesia dapat tetap terjaga dan semakin meningkat. Sehingga serangan dan tekanan dari berbagai pihak termasuk penguasa dan pemilik modal dapat dihadang apabila mengganggu eksistensi kebebasan pers,” kata politisi Partai Keadlian Sejahtera (PKS) ini.

Momentum hari ini, menjadi momentum penting bagi pemerintah, agar tidak apriori terhadap masukan dan kritikan dari jurnalis. Pemerintah dan penguasa jangan mudah murka jika diingatkan untuk hormat terhadap komitmen kebebasan dan kemerdekaan pers.  Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 yang telah disahkan pada jaman kekuasaan BJ Habibie, harus dapat menjadi payung pencegahan terhadap praktik impunitas, tambah Andi Akmal.

Selanjutnya Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS Sulawesi Selatan ini  mengatakan, selama ini peran media terhadap kotrol pemerintah sangat efektif. Terpilihnya seorang presiden bisa karena kekuatan media. Oleh karena itu, membangun negeri ini juga diharapkan ada peran penting media terutama pengentasan kemiskinan.

Kemiskinan di Indonesia, lanjutnya, sangat sulit dikurangi hingga angka 10 persen saja. Sudah bergantai-ganti kepemimpinan nasional, periode dan zaman ikut berganti, namun, kemiskinan masih bertengger di atas 30 persen. Peran penting media secara merdeka mendorong pemerintah di setiap level mulai dari Kabupaten/Kota, provinsi hingga pemerintah pusat, akan sangat membantu percepatan kinerja pemerintah karena selalu diawasi publik.


“Kami berharap, moment 3 Mei sebagai hari kebebasan pers internasional ini, menjadi moment untuk mempertahankan independensi dan kebebasan pers dalam menyeru kepada kebaikan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Andi Akmal.


Sumber: Fraksi PKS DPR-RI

Post a Comment

 
Top