GuidePedia

1
BONDOWOSO (23/5) – Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo, KH R. Ahmad Azaim Ibrahimy memberi nasihat kepada ratusan kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bondowoso untuk memperhatikan pendidikan dalam keluarga.

“Pendidikan dalam keluarga sangat penting untuk melahirkan perubahan. Karena itu seorang kader da’i harus memperhatikan betul keluarga yang merupakan pondasi utama melahirkan generasi terbaik,” ujarnya saat menyampaikan ceramah di depan ratusan peserta Pengajian Akbar Isra’ Mi’raj di GOR Pelita Bondowoso, Sabtu (23/5).

Selain memperhatikan keluarga dan pembentukan generasi, tokoh yang dikenal dengan nama RA Zaim itu, mengajak para peserta untuk mengambil ibrah (hikmah) dari peristiwa Isra’ Mi’raj, khususnya perintah shalat.

“Shalat menjadi syarat utama perbaikan masyarakat. Peradaban akan terbentuk dengan baik apabila shalatnya baik,” pesan RA Zaim di hadapan peserta pengajian yang membludak hingga sebagian duduk di tribun.

Pengajian Akbar yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Bondowoso itu diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh RA Zaim. 


Sumber: PKS Bondowoso

Post a Comment

  1. Hati-hati dengan orang ini (Zulkhaery Basrul). Sudah banyak orang ditipu.
    Silahkan cek http://suarapojokbuku.blogspot.com .
    Semua testimoni bisa dicek.

    “Saya juga termasuk korban saudara yang terhormat Zulkhaery. ”

    Untuk diketahui, saya posisi di Pekanbaru, dia di Jakarta. Beberapa pekerjaan yang saya berikan tidak rampung dikerjakan, akhirnya saya yang diuber-uber konsumen di Pekanbaru.

    Kalau dia di Pekanbaru, sudah pasti saya Polisi-kan. Karena dia di Jakarta makanya males saya ngurusin. Tapi sakit hati ini bener2 kesumat. Demi Allah, serupiah pun saya tidak memakan hak dia, bahkan beberapa kesempatan hak dia saya dahulukan karena dia yang mengerjakan website.

    Kenyataannya, setelah uang ditransfer, bahkan konsumen sampai bayar beberapa kali, berbulan-bulan website tidak bisa dikerjakan dan mulai susah dihubungi. Setelah menunggu sekian bulan (kurang lebih 6 bulan), baru dia ngabari kalau uang konsumen pulangkan saja. Sedangkan jatah dia dan jatah saya sudah dibagi habis, tentu uang yang sudah berbulan-bulan itu telah habis pula, dengan seenaknya dia membatalkan sepihak dengan pembuat website.

    Terakhir karena jauh, saya sampai bersumpah kepada dia tentang akibat dari perbuatan dia (Zulkhaery Basrul), tentu dia saya kira masih ingat apa sumpah saya itu, dan sekarang insyallah Tuhan tunjukkan keburukan dia. Memang kerugian total saya tidak terlalu besar (<10jt), tapi sakit hati saya itu lebih dari itu, dimaki-maki dan diancam konsumen akibat perbuatan Zulkhaery.

    Sebenarnya saya sudah malas membahas ini, toh dia sudah dapat akibat dari perbuatan dia (walaupun belum terlalu parah) dan saya juga telah mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik. Tapi tak bisa dipungkiri, rasa sakit hati dan dendam ini masih berbekas di hati.

    Saya utarakan ini agar dapat disebarkan, agar tidak bertambah pula korban penipuan dia.

    Cari duit dengan cara bener aja asik kok, ini malah sukanya bikin runyam kehidupan.

    Taubatlah saudaraku Zulkhaery Basrul, hasil kelakukanmu yang bikin orang sakit hati itu dimakan oleh anak istrimu, kasihan liat keluargamu yang diberi nafkah dari hasil “menipu orang”.

    Wassalam…
    TTD…M. KHOFIFUDDIN”

    ReplyDelete

 
Top