GuidePedia

0
PRINGSEWU (16/5) - Beliau bernama Suyadi, 48 tahun. Pendidik yang disegani bahkan sejak masih di Sekolah Pendidikan Guru (SPG) hingga pertama kali menjadi guru muda di SMP di Cukuhbalak, Kabupaten Tanggamus sampai sekarang setelah menjadi kepala SMA dan pemilik yayasan sosial pendidikan. Lewat tangan dinginnya, banyak bibit unggul bidang pendidikan yang telah dihasilkan. Termasuk di antaranya sejumlah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dua bulan lalu bapak lima anak ini mulai merasakan badannya lemas dan sakit, hingga Sabtu (16/5/2015) diketahui ia menderita kanker getah bening stadium IV pasca dirawat di Rumah Sakit Urip Sumohardjo, Bandar Lampung.

"Pak Suyadi termasuk pendidik yang sangat peduli dengan dakwah di Tanggamus dan Pringsewu. Jejak pengabdiannya dimulai dari jalan-jalan rusak menuju pelosok Cukuhbalak, lalu Adiluwih, hingga kini di Ambarawa (Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, red.)," kisah Homsi Wastobir, Bendahara Umum PKS Pringsewu yang setelah vonis kanker, bersama Ketua DPD PKS Pringsewu Zunianto mengantarkan Suyadi ke RS Dharmais, Jakarta.

"Beliau orang yang ulet dan sabar. Walau jasanya pada dunia pendidikan sekaligus dakwah khususnya di Kabupaten Pringsewu ini sangat besar, tapi Pak Suyadi itu betul-betul sosok yang tanpa pamrih," ujar Homsi. Karena itu wajar, lanjut Homsi, jika dalam keadaan sedang diberi ujian penyakit seperti sekarang, keluarga besar PKS Pringsewu langsung turun tangan memberi bantuan.

Ketua DPD PKS Pringsewu Zunianto pulalah yang memutuskan untuk membawa suami dari Prihartini itu ke Pusat Perawatan Kanker Nasional RS Dharmais di Jakarta. Sabtu malam itu juga (16/5), Zunianto, Homsi, dan Prihartini berangkat menemani Suyadi.

"Sebelum ke RS Dharmais, Senin pagi kami mampir ke klinik riset kanker milik Dr. Warsito di Tangerang untuk membeli alat pembasmi kanker agar ada perawatan, karena harus menunggu tiga hari sebelum ada tindakan medis sesuai rujukan dari RS di Lampung," kisah Homsi.

Setelah memastikan Suyadi mendapat kamar rawat inap dan ditangani dengan baik, Homsi dan Zunianto kembali ke Lampung dan tetap mengamati perkembangan kondisinya dari jauh.

"Semoga kesabaran dan kelembutan beliau membina, mendidik warga termasuk para kader PKS Pringsewu menjadi sarana dimudahkannya segala proses penyembuhannya. Aamiin," tutup Homsi. 

Keterangan Foto: Dari kiri ke kanan. Ketua DPP PKS Pringsewu Zunianto, Bendahara Umum DPP PKS Pringsewu Homsi Wastobir, dan Suyadi (baju putih).

Sumber: PKS Lampung

Post a Comment

 
Top