GuidePedia

0
PADANG (31/7) - Setelah merampungkan tahapan pendaftaran ke KPU sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar periode 2016-2021, Irwan Prayitno (IP) dan Nasrul Abit (NA) tampak belum bergerak bersamaan. Keduanya, masih disibukkan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintah yang akan berakhir 15 dan 24 Agustus 2015.

Hal ini diakui langsung oleh Irwan Prayitno yang dihubungi Kamis (30/7) malam. Ia mengatakan, sejauh ini belum ada persiapan khusus yang dilakukannya menghadapi laga Pilgub mendatang. Irwan mengaku, hingga Kamis (30/7) kemarin, dirinya masih dan akan terus fokus untuk melaksanakan tugas-tugasnya sampai di penghujung masa jabatannya nanti.

“Persiapan tentu dan pasti ada. Tapi belum terlalu fokus ke situ. Masih biasa-biasa saja. Sampai kemarin, saya juga masih bertugas seperti biasa. Saya ingin me­nuntaskan dulu amanah ini,” kata Irwan diplomatis.

Dikatakan, selain me­ngu­kuhkan kepengurusan baru Kon­tak Tani Nelayan Andalan (KT­NA) di Auditorium Gubernuran, sepanjang Kamis kemarin dirinya juga masih memimpin langsung rencana persiapan pembahasan APBDP 2015 dan RAPBDP 2016, yang diikuti seluruh pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumbar.

“Kemarin saya juga berkun­jung ke Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabu­paten Solok, untuk melihat langs­ung aktivitas petani organik yang tergabung dalam Gapoktan San­tia­go. Kita berharap, kesejah­teraan petani bisa terus membaik di daerah ini,” tandas Irwan.

IP sendiri menanggapi santai ketika didesak Haluan soal lang­kah menghadapi Pilkada. Me­nurutnya, semua hasil Pilkada mendatang diserahkan kepada takdir Yang Maha Kuasa. “Yang dibutuhkan saat ini hanya berusaha dan berdoa untuk menghadapi Pilkada Desember mendatang,”katanya.

Sementara itu, pasangan IP, Nasrul Abit juga belum meng­konsentrasikan langkahnya meng­hadapi Pilkada 2015 ini. NA sendiri saat dihubungi tadi malam mengaku masih berada di Painan karena harus merampungkan tugasnya sebagai bupati yang akan berakhir 24 Agustus men­datang.

Setelah penetapan dari KPU keluar, kata NA, pihaknya beren­cana akan membentuk tim pe­menangan dan akan merancang sejumlah strategi untuk bertarung pada Pilkada serentak Desember mendatang. “Ya, untuk saat ini kita tunggu saja dari KPU penetapan calon. Setelah itu kita akan mulai ber­gerak,” tegasnya.

Pasca pendaftaran sendiri, sebut  NA, ia bersama tim dari PKS dan Gerindra urun rembug secara informal di kediaman pribadinya di kawasan Belanti, Padang. Sambil santap siang dengan suasana yang lebih santai, mereka tak memperbincangkan langkah-langkah pemenangan secara serius.

“Kita tunggulah nanti ketika tim pemenangan dari kedua pa­r­tai dan relawan sudah ditetapkan, maka semua pihak yang terlibat akan bekerja all out,” kata Bupati Pesisir Selatan dua periode ini.

Post a Comment

 
Top