GuidePedia

0
SRAGEN (19/8) – Calon Bupati dan Wakil Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Dedy Endriyatno semakin akrab membersamai masyarakat Sragen. Hal itu terlihat saat keduanya bersama warga Dukuh Barang, Desa Doyong Kelurahan Miri menggelar agenda sedekah Bersih Desa di pelataran rumah warga setempat, Rabu (19/8/2015).

Dalam agenda Bersih Desa tersebut, Yuni dan Dedy yang diusung koalisi Partai Gerindra-PKS ini nampak kompak mengenakan baju putih dan bersemangat menyalami ratusan warga yang datang dalam agenda Bersih Desa tersebut.

 “Mari kita berdoa agar Sragen ke depan semakin lebih baik, daerahnya semakin makmur subur dan rakyatnya sejahtera,” ungkap Yuni saat menyampaikan sambutan di depan ratusan warga yang hadir.

Sementara, Calon Wakil Bupati Dedy juga menyampaikan bahwa kedatangannya dalam agenda Bersih Desa tersebut karena keinginannya untuk membersamai masyarakat Sragen. Dedy juga berjanji jika kelak dirinya bersama Yuni terpilih sebagai Bupati-Wakil Bupati Sragen, akan terus melestarikan budaya lokal dan mengedepankan pendidikan gratis.

“Salah satu yang menjadi program kami adalah menyukseskan pendidikan gratis untuk SD, SMP, dan SMA, karena pendidikan berhak dinikmati oleh semua kalangan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Sragen ini.

Usai menyampaikan sambutan, Yuni dan Dedy bersama warga setempat makan siang dengan hidangan khas bersih desa, yakni ingkung (ayam utuh) tumpeng, sayuran, nasi uduk, dan sebagainya. Yuni pun tak segan untuk berbagi dengan warga setempat.

Sebagai informasi, Bersih Desa merupakan tradisi turun temurun dalam kebudayaan masyarakat . Di Jawa khususnya, ritual Bersih Desa telah dilakukan berabad-abad lamanya.  Bersih Desa sendiri biasanya dilaksanakan satu kali dalam setahun .

Agenda Bersih Desa di Miri ini sendiri terdiri dari beberapa tahapan, diawali dengan kerja bakti membersihkan lingkungan yang dilakukan oleh seluruh warga desa baik membenahi jalan atau gang-gang, selokan, pos ronda agar terlihat rapi dan bersih. Kemudian diakhiri dengan syukuran tumpengan dan hiburan.  

Sumber: Sukowati Bangkit


Post a Comment

 
Top